Share

5 Fakta Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,44%, RI Terhindar dari Resesi

Zuhirna Wulan Dilla, Jurnalis · Sabtu 06 Agustus 2022 05:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 320 2642828 5-fakta-pertumbuhan-ekonomi-capai-5-44-ri-terhindar-dari-resesi-kxOKXVdiAn.JPG Pertumbuhan ekonomi RI. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2022 mencapai 5,44%.

Sedangkan untuk data pada semester I 2022 mencapai 5,23%.

"Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan II 2022 mencapai Rp4.919,9 triliun, dan atas dasar harga konstan mencapai Rp2.923,7 triliun," ujar Kepala BPS Margo Yuwono,dalam rilis resmi di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

 BACA JUGA:BPS Umumkan Indeks Perilaku Anti Korupsi Indonesia Naik Jadi 3,93 di 2022

Diketahui, bahwa kinerja ekonomi triwulan II 2022 sudah lebih tinggi daripada sebelum pandemi.

Dirangkum Okezone, Sabtu (6/8/2022), berikut fakta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

1. Pemulihan Ekonomi Menguat

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan II 2022 sejalan dengan pola pertumbuhan triwulanan, yaitu triwulan II selalu tumbuh positif dan lebih tinggi dari triwulan I.

"Kinerja ekonomi triwulan II 2022 sudah lebih tinggi daripada sebelum pandemi. Hal ini menandakan pemulihan ekonomi yang berlangsung sejak triwulan II 2021 terus berlanjut dan semakin menguat," ungkap Margo.

2. Rincian Pertumbuhan

Margo menjelaskan kalau seluruh lapangan usaha tumbuh, kecuali administrasi pemerintahan dan jasa pendidikan yang mengalami kontraksi, masing-masing terkontraksi 1,73% dan 1,15%.

Bahkan, lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan (21,27%) serta akomodasi dan makan minum (9,76%) yang didorong oleh pelonggaran syarat perjalanan dan momen hari raya Idul Fitri.

3. Tren Pemulihan Tumbuh Secara Moderat

Untuk loading sector tumbuh, yaitu industri 4,01%, pertambangan 4,01%, pertanian 1,37, perdagangan 4,42%, dan konstruksi 1,02%.

Di mana ini menandakan tren pemulihan dan tumbuh secara moderat.

4. Pertumbuhan Ekonomi Dipicu dari PDB, ADHB dan ADHK

Kemudian, Margo menyebut pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44% berasal dari kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) maupun PDB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK).

Di mana pada triwulan II-2022, PDB ADHB tercatat Rp4.919,9 triliun atau meningkat dari kuartal II-2021 yang sebesar Rp4.176,4 triliun. Begitu pula PDB ADHK yang membaik dari Rp2.772,9 triliun di kuartal II-2021 menjadi Rp2.923,7 triliun pada triwulan II-2022.

5. Faktor Pertumbuhan

Lalu, Margo pun menambahkan jika pertumbuhan ini sejalan dengan pola pertumbuhan triwulanannya.

Sehingga triwulan II itu memang selalu tumbuh positif dan lebih tinggi dibandingkan triwulan I, ini di antaranya karena faktor musiman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini