Share

5 Fakta Komifo Blokir Steam hingga Peringatan Ditjen Pajak soal Ganggu Perpajakan

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Senin 08 Agustus 2022 04:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 320 2642882 5-fakta-komifo-blokir-steam-hingga-peringatan-ditjen-pajak-soal-ganggu-perpajakan-Nw2FacNlWs.png Steam Diblokir Ganggu Perpajakan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menjelaskan soal kewajiban Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk mendaftar.

Berikut fakta Komifo blokir Steam yang dirangkum Okezone, Senin (8/8/2022):

1. Kedaulatan Digital

Dia mengatakan pendaftaran PSE adalah penegakan kedaulatan digital dan penegakan kepastian hukum di Indonesia.

"Sudah hampir selesai di mana dalam komunikasi yang intens dengan kedutaan terkait termasuk Kedutaan Amerika Serikat 5 dari 7 PSE yang selama ini dibicarakan di masyarakat seperti Paypal dan Steam itu normalisasinya sudah dilakukan dengan asistensi dan komunikasi yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Amerika," terang Johnny kepada wartawan.

2. Ada 7 Akses Diputus

Saat ini diketahui ada sekitar tujuh PSE Asing yang aksesnya diputus oleh pemerintah karena belum juga mendaftarkan diri. Yakni, Yahoo search engine, Steam, Dota 2, Counter Strike, Epic Games, Origin, Xandr dan Paypal.

3. PSE Asing

Johnny berharap PSE asing tersebut bisa segera melakukan pendaftaran karena menurutnya pendaftarannya sangatlah sederhana.

4. Kemenkeu Bakal Bertemu Kominfo

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengingatkan agar pemblokiran aplikasi Steam jangan sampai mengganggu perpajakan. Sebagaimana diketahui, Kominfo memblokir Steam karena belum terdaftarnya Steam sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Maka dari itu, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengatakan bahwa pihak Kemenkeu akan berkomunikasi dengan Kominfo terkait hal ini. Dia menyebutkan bahwa ada informasi terkait pemberian tambahan kesempatan waktu hingga 5 Agustus mendatang.

"Yang saya dengar ada kesempatan yang diberikan sampai tanggal 5 Agustus. Nanti kita lihat progres ke depannya seperti apa," ujar Suryo dalam media briefing di Jakarta.

5. Tidak Ganggu Perpajakan

Suryo pun berharap pemblokiran itu tidak sampai mengganggu penerimaan pajak karena Valve Corporation yang membawahi Steam, CSGO, dan Dota 2 belum daftar PSE dan sempat diblokir.

Valve sendiri selaku pemilik platform game tersebut merupakan pemungut pajak pertambahan nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) atas produk digital yang dijual ke pelanggan Indonesia.

"Kalau memang dia sama seperti Netflix, berarti ada keterlambatan dalam pemungutan PPN-nya, tapi kalau pihak tadi bisa melakukan transaksi sendiri dengan menggunakan infrastruktur yang ada, dia tetap melakukan pemungutan PPN. Saya belum komunikasi persis dan saya pengin ngobrol dengan teman-teman Kominfo. Mudah-mudahan tidak terganggu lah," ucap Suryo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini