Share

Jadwal Pembagian Dividen Ultrajaya (ULTJ) Rp259 Miliar

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Sabtu 06 Agustus 2022 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 06 278 2643062 jadwal-pembagian-dividen-ultrajaya-ultj-rp259-miliar-8wz12Pr3T2.jpg Jadwal pembagian dividen ULTJ (Foto: Okezone)

JAKARTA - Jadwal pembagian dividen PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) Rp259,95 miliar. Pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang digelar 26 Juli lalu.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini jumlah saham perseroan yang sudah ditempatkan dan berhak untuk mendapatkan dividen sebanyak 10,39 miliar saham. Nantinya, para pemegang saham akan mendapat dividen Rp25 per saham.

“Dividen akan dibayarkan kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 5 Agustus 2022 pukul 16.00 WIB,” kata manajemen ULTJ dalam keterbukaan informasi, dikutip Sabtu (6/8/2022).

Berikut jadwal pembagian dividen ULTJ:

Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 03 Agustus 2022

Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 04 Agustus 2022

Cum Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai : 05 Agustus 2022

Ex Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai : 08 Agustus 2022

Recording Date yang berhak atas Dividen : 05 Agustus 2022

Pembayaran Dividen : 26 Agustus 2022

 Berdasarkan laporan keuangan, ULTJ membukukan laba bersih sebesar Rp1,27 triliun, tumbuh 15,63% dari tahun sebelumnya Rp1,09 triliun.

Sejalan dengan kenaikan laba, penjualan perseroan juga naik sebesar 10,88% dari sebelumnya Rp5,96 triliun menjadi Rp6,61 triliun. Penjualan lokal masih berkontribusi paling tinggi terhadap total penjualan ULTJ, dengan penjualan minuman sebesar Rp7,15 triliun dan penjualan makanan sebesar Rp116,18 miliar.

Kemudian, penjualan ekspor minuman tercatat sebesar Rp13,14 miliar dan penjualan makanan sebesar Rp13,96 miliar. Adapun, penjualan ULTJ lalu dikurangi oleh pajak pertambahan nilai (PPN) dan bonus kinerja yang masing-masing senilai Rp660,82 miliar dan Rp18,74 miliar.

Beban pokok penjualan ULTJ sebesar tercatat naik sebesar 13,44% dari sebelumnya sebelumnya Rp3,73 triliun menjadi Rp4,24 triliun. Meski demikian, perseroan berhasil memangkas sejumlah pos beban antara lain, beban penjualan yang turun 3,22% menjadi Rp748,82 miliar. Kemudian, beban administrasi dan umum juga mengalami penurunan sebesaar 9,20% dari sebelumnya Rp231,17 miliar menjadi Rp209,88 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini