Share

FAO: Harga Pangan Dunia Turun 8,6% pada Juli 2022

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Sabtu 06 Agustus 2022 09:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 06 320 2643020 fao-harga-pangan-dunia-turun-8-6-pada-juli-2022-AH9Q98UPjt.jpg Harga pangan dunia alami penurunan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mencatat harga pangan dunia turun drastis pada Juli. FAO menilai pengiriman biji-bijian dari Ukraina dan penyesuaian rantai pasokan global membantu meringankan beberapa tekanan harga.

Data FAO menunjukkan indeks bulanan harga komoditas pangan turun 8,6% pada Juli, penurunan satu bulan terbesar sejak 2008, demikian dilansir dari Antara, Sabtu (6/8/2022).

Penurunan tersebut mewakili tiga bulan berturut-turut indeks melemah, meskipun ini pertama kalinya dalam periode tersebut penurunannya signifikan. Meskipun tren dari Juli, indeks masih 5,0% lebih tinggi dari pada awal tahun dan 13% di atas level dari tahun lalu.

Pada April, indeks FAO mencapai level tertinggi karena kenaikan harga bahan bakar, perlambatan ekspor biji-bijian dari Rusia dan Ukraina di tengah konflik negara-negara tersebut, dan masalah rantai pasokan lainnya.

Setiap komponen indeks turun pada Juli, dipimpin oleh penurunan 11,5% harga biji-bijian dan sereal -- komponen terbesar dalam indeks.

FAO mengatakan bahwa perkembangan positif sebagian terkait dengan kesepakatan kunci untuk membuka blokir pelabuhan Laut Hitam utama di Ukraina untuk memungkinkan ekspor biji-bijian dari negara itu, salah satu produsen biji-bijian utama dunia. Tapi harga biji-bijian dan sereal masih hampir 25% di atas level mereka dari 12 bulan lalu.

Menurut FAO, harga minyak nabati turun 19,2%, terendah dalam sepuluh bulan, dibantu oleh kuota ekspor yang kuat untuk minyak sawit Indonesia. Harga susu turun 2,5% di tengah permintaan global yang lesu, sementara harga daging turun 0,5%, penurunan pertama sejak tahun lalu.

Indeks Harga Pangan FAO didasarkan pada harga di seluruh dunia untuk 23 kategori komoditas pangan yang mencakup harga untuk 73 produk berbeda dibandingkan dengan tahun dasar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini