Share

United Tractors (UNTR) Ambil Alih Rp176,5 Miliar Saham ARKO

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 08 Agustus 2022 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 278 2644012 united-tractors-untr-ambil-alih-rp176-5-miliar-saham-arko-POvSWYKkDI.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT United Tractors Tbk (UNTR) yang merupakan anak usaha PT Astra International Tbk (ASII), melalui PT Energia Prima Nusantara atau EPN telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Shares Sale and Purchase Agreement/CSPA) dengan ACEI Singapore Holding Private Ltd.

EPN merupakan anak usaha United Tractors yang menekuni bisnis di sektor energi ramah lingkungan atau energi baru dan terbarukan (EBT).

Corporate Secretary UNTR, Sara Loebis menyampaikan, langkah strategis United Tractors dalam diversifikasi bisnis melalui pembelian 632,8 juta saham senilai Rp176,5 miliar atau setara dengan 21,61% saham milik ACEI pada PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) ini merupakan wujud dari komitmen perusahaan untuk menerapkan prinsip ESG dalam ekspansi bisnisnya serta memperkuat posisi United Tractors dalam bisnis berkelanjutan.

 BACA JUGA:Saham Arkora Hydro (ARKO) Naik Turun Seperti Roller Coaster di Perdagangan Perdana

"Setelah selesai dilakukannya pembelian saham milik ACEI, maka 21,61% saham Arkora akan beralih kepada EPN. Ditambah saham yang telah dimiliki sebelumnya melalui pengambilbagian saat proses penawaran umum perdana Arkora, EPN akan memiliki saham di Arkora secara langsung dan tidak langsung sebesar 922.173.893 lembar saham atau setara dengan 31,49%," jelas manajemen UNTR dalam keterangan resmi kepada MNC Portal, Senin (8/8/2022).

Adapun investasi United Tractors pada Arkora sejalan dengan strategi pengembangan usaha Perseroan, dimana Perseroan telah menetapkan bisnis EBT sebagai salah satu strategi transisi di bidang energi untuk menuju bisnis yang berkelanjutan.

Investasi ini merupakan salah satu bentuk ekspansi yang mengedepankan penciptaan nilai tambah guna memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan Perseroan dan memberikan dampak baik untuk masyarakat dan lingkungan.

"Perseroan berharap investasi ini akan mempercepat pengembangan bisnis EBT dalam portofolio Perseroan," ungkap manajemen UNTR.

Arkora adalah perusahaan terbuka yang bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik melalui sumber Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Saat ini Arkora mengoperasikan dua Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yaitu PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat berkapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa di Sulawesi Selatan berkapasitas 10 MW.

Selain itu, Arkora memiliki 2 proyek PLTM yang masih dalam tahap konstruksi, yang diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023 dan 2024. Setelah kedua PLTM ini beroperasi nanti, Arkora akan memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 32,8 MW.

Disisi lain, saat ini EPN sedang membangun PLTM Besai Kemu berkapasitas 7 MW di Lampung, Sumatera yang diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023. Selain itu, EPN juga menargetkan beberapa proyek PLTM di area Sumatra dengan total potensial kapasitas lebih dari 20 MW.

Di bidang PLTS, EPN telah memasang Rooftop Solar PV sebesar 6,9 MWp. Diharapkan sepanjang tahun 2022 akan ada penambahan instalasi baru Rooftop Solar PV sebesar 15 MWp dan akan meningkat di tahun-tahun berikutnya.

"Perseroan senantiasa mengedepankan diversifikasi bisnis sebagai bagian dari penerapan praktik keberlanjutan dan implementasi ESG untuk dapat bersama-sama membangun masa depan bangsa yang lebih baik sekaligus mendukung pemerintah dalam target penurunan emisi karbon," pungkas Manajemen UNTR.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini