Share

Mau Punya Uang Kertas Masih Bersambung? Berikut Rincian Biayanya

Zuhirna Wulan Dilla, Okezone · Senin 08 Agustus 2022 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 320 2644236 mau-punya-uang-kertas-masih-bersambung-berikut-rincian-biayanya-2pBMdMt5BO.JPG Rupiah. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Bagi masyarakat yang ingin memiliki uang rupiah masih bersambung bisa langsung datang ke Bank Indonesia (BI).

Hal itu karena BI menerbitkan uang Rupiah khusus/URK dalam bentuk uang bersambung atau belum digunting (Uncut Banknotes).

Pengembangan uang ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang serta upaya dalam mengembangkan kegiatan numismatika di Indonesia.

 BACA JUGA:BI Keluarkan Uang Kertas Masih Bersambung, Begini Cara Belinya

Dikutip dari situs resmi BI, uang rupiah khusus itu ada ada dua lembar dan empat lembar untuk pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000 Tahun Emisi (TE) 2016.

Uang rupiah khusus ini juga dipastikan bisa dipakai untuk transaksi.

"Uang Rupiah Khusus dalam bentuk uang bersambung bisa dipakai untuk transaksi, namun harus digunting terlebih dahulu," kata pihak BI melalui situs resminya dikutip Senin (8/8/2022).

Untuk biaya memperoleh uang bersambung tergantung pecahan dan jumlah lembaran.

Berikut harga uang rupiah khusus tersebut:

- Rp100.000 untuk dua lembar Rp550.000 dan empat lembar Rp1.050.000

- Rp50.000 untuk dua lembar Rp350.000 dan empat lembar Rp650.000

- Rp20.000 untuk dua lembar Rp210.000 dan empat lembar Rp370.000

- Rp10.000 untuk dua lembar Rp170.000 dan empat lembar Rp290.000

- Rp5.000 untuk dua lembar Rp150.000 dan empat lembar Rp250.000

- Rp2.000 untuk dua lembar Rp100.127 dan empat lembar Rp150.118

- Rp1.000 untuk dua lembar Rp80.109 dan empat lembar Rp110.127.

Sebagai informasi, harga pecahan uang itu belum termasuk PPN 11% jika nanti masyarakat melakukan penukaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini