Share

Badan Pangan Nasional Bakal Terbitkan Harga Acuan, Apa Itu?

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 09 Agustus 2022 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 320 2644619 badan-pangan-nasional-bakal-terbitkan-harga-acuan-apa-itu-0wz5mH93qp.jfif Ilustrasi pangan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pangan Nasional harga pangan nasional di tingkat konsumen saat ini secara umum mengalami kenaikan.

Adapun Plt Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional Risfaheri pun menyebut kalau hal itu keseimbangan baru dengan dinamika yang ada.

"Di tingkat konsumen, secara umum ada pergerakan, mengalami kenaikan. Tapi saya melihat ini harus posisi keseimbangan baru dengan dinamika yang ada. Karena ada kenaikan harga produksi. Tentu berpengaruh terhadap harga ditingkat konsumen," ujar Risfaheri dalam webinar "Menangkis Ancaman Krisis Pangan Global" disiarkan virtual, Selasa (9/8/2022).

 BACA JUGA:Bawang Merah hingga Cabai Defisit, Badan Pangan Nasional: Juli Kembali Normal

Terkait hal itu, Badan Pangan Nasional saat ini tengah memproses penetapan harga acuan baik di tingkat produsen maupun konsumen.

"Mudah-mudahan bisa segera kami terbitkan, sehingga ini menjadi acuan ke depan bersama, baik itu di produsen maupun di konsumen, dan di para pegadang," ucapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan kalau fokus Badan Pangan Nasional adalah petani harus tetap bisa sejahtera.

Sebab, jika petani tidak sejahtera, maka ketersediaan produksi akan terancam.

Kemudian, pihaknya juga menjaga daya beli masyarakat dan inflasi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

"Ini menjadi concern kami di Badan Pangan Nasional. Bagaimana kami menetapkan harga, menjaga pertimbangan dari sisi produsen maupun konsumen," tegasnya.

Di samping itu Risfaheri memaparkan dinamika harga komoditas pangan saat ini.

Dia menyampaikan, beras dan jagung dalam kondisi stabil.

Hal itu karena memiliki daya simpan yang lama serta ada peranan Bulog di dalamnya.

"Namun beda halnya pada cabai. Komoditas satu ini pergerakannya sangat volatile. Karena dari segi simpanannya pendek sehingga kelebihan produksi akan mempengaruhi harga konsumen secara cepat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini