Share

Metland (MTLA) Raup Laba Bersih Rp110,64 Miliar, Naik 30%

Tim Okezone, Okezone · Rabu 10 Agustus 2022 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 278 2645273 metropolitan-land-mtla-raup-laba-bersih-rp110-64-miliar-wsczMh99Q1.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland meraup laba bersih yang dapat distribusikan ke pemilik entitas induk senilai Rp110,64 miliar, tumbuh 30,9% pada paruh pertama 2022.

Pendapatan ini pun tumbuh dari laba bersih Rp84,52 miliar pada periode yang sama 2021.

Dikutip Harian Neraca, emiten relestate ini menjelaskan, pertumbuhan laba berasal dari pendapatan sebesar Rp488,80 miliar, tumbuh dari tahun sebelumnya senilai Rp362,47 miliar.

 BACA JUGA:Laba Bersih Dharma Polimetal Naik 45% Jadi Rp143,62 Miliar

Kendati demikian, beban pokok pendapatan perusahaan juga mengalami kenaikan dari Rp159,52 miliar menjadi Rp233,38 miliar.

Adapun pendapatan mayoritas berasal dari penjualan tanah dan bangunan sebesar Rp247,07 miliar, tumbuh dari semester pertama tahun sebelumnya Rp176,37 miliar.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Kemudian, pendapatan dari sewa ruangan naik ke Rp91,46 miliar dari Rp78,71 miliar.

Selanjutnya, pendapatan dari hotel tercatat sebesar Rp50,34 miliar, pendapatan dari jasa pemeliharaan Rp33,14 miliar, penjualan kavling tanah Rp24,70 miliar, pendapatan dari penagihan listrik, air, dan gas Rp21,00 miliar, penjualan ruko Rp11,31 miliar, dan sisanya dari apartemen dan kantor, penjualan tiket dan lain-lain.

Serta Metland berhasil mencetak laba kotor senilai Rp255,41 miliar, naik dari tahun sebelumnya Rp202,94 miliar.

Tercatat total aset perusahaan mengalami kenaikan dari Rp6,40 triliun sampai dengan 31 Desember 2021 menjadi Rp6,65 triliun pada sepanjang semester I/2022. Total liabilitas naik dari Rp2,00 triliun pada sampai dengan 31 Desember 2021 menjadi Rp2,12 triliun sampai dengan 30 Juni 2022.

Untuk total ekuitas naik dari Rp4,40 triliun sampai dengan 31 Desember 2021 menjadi Rp4,53 triliun sampai dengan 30 Juni 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini