Share

Anak Kos Lega, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tak Naik 3 Kali Lipat

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Kamis 11 Agustus 2022 04:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 320 2645477 anak-kos-lega-mendag-sebut-harga-mi-instan-tak-naik-3-kali-lipat-LXeIA59Yyz.JPG Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memberikan angin segar untuk anak kos soal harga mi instan yang tak bakal naik tiga kali lipat.

Dia menjelaskan kalau negara-negara penghasil gandum seperti Australia, Kanada dan Amerika kini sudah kembali panen.

"Enggak (naik), dulu kan gagal panennya seperti Australia, Kanada, Amerika, sekarang panennya sukses. Apalagi sekarang Ukraina sudah boleh jual," kata Mendag saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

 BACA JUGA:Zulkifli Hasan Jadi Mendag, Petani Sawit: Semoga Lebih Baik

Dia pun memperkirakan kalau harga gandum secara global akan merangkak turun pada September 2022 mendatang.

Diketahui, bahwa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sempat mewanti-wanti soal harga gandum mahal.

Di mana gandum ini bisa mengakibatkan harga mi instan naik tiga kali lipat.

"Jadi hati-hati yang makan mi banyak dari gandum, besok harganya 3 kali lipat itu, maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini," ujar Mentan dalam webinar bersama Ditjen Ditjen Tanaman Pangan, Senin (8/8/2022).

Dia juga menambahkan soal ketersediaan gandum dunia sebetulnya ada, namun adanya konflik global yang membuat masalah pada rantai pasok bakal membuat harga gandum menjadi mahal.

"Ada gandumnya, tetapi harganya akan mahal bangat, sementara kita impor terus ini, kalau saya jelas tidak setuju, apapun kita makan saja, seperti singkong, sorgum, sagu," pungkasnya.

Baca Selengkapnya: Tenang! Mendag Pastikan Harga Mi Instan Tak Naik 3 Kali Lipat

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini