Share

Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo di Rp14.870/USD

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Rabu 10 Agustus 2022 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 320 2645568 rupiah-hari-ini-ditutup-loyo-di-rp14-870-usd-Rsea3VZkGc.JPG Rupiah. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 18 poin di level Rp14.870 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini.

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan, salah satu faktor pemicu mata uang garuda ini melemah karena kondisi ekonomi global yang memanas sehingga menyeret harga komoditas seperti minyak mentah dan gas alam.

"Dengan kondisi ekonomi global yang terus memanas baik di Eropa maupun Asia, membuat harga komoditas kembali melambung bahkan harga minyak mentah dan gas alam yang lonjakannya begitu besar, sehingga berdampak terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), gandum dan pupuk," terang Ibrahim dalam rilis hariannya, Rabu (10/8/2022).

 BACA JUGA:Ekonomi RI Tumbuh 5,44% Jadi Penguat Rupiah ke Rp14.894/USD

Namun, kata Ibrahim, kenaikan harga komoditas belum begitu berpengaruh terhadap inflasi di Indonesia karena harga-harga di dalam negeri diatur oleh pemerintah.

"Pemerintah menggunakan berbagai instrumen fiskal termasuk pajak, subsidi dan insentif untuk mengatasi kondisi ini," jelasnya.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Selain itu, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) menjadi bantalan dan shock absorber untuk melindungi masyarakat terhadap melonjaknya harga-harga komoditas.

"Sebagai contoh, pemerintah menggunakan kebijakan pelarangan ekspor dan instrumen pajak ekspor untuk menstabilkan harga minyak goreng domestik akibat meningkatnya harga CPO di pasar internasional," urainya.

Menurutnya, meski harga komoditas bergejolak, Indonesia mendapatkan berkah dari lonjakan harga tersebut dan ini menjadi bagian terpenting bagi pendapatan negara yang sampai saat ini bisa menopang subsidi dan konfensasi serta bisa menjaga ritme harga BBM bersubsidi, walaupun negara-negara lainnya menaikan harga BBM.

Lebih lanjut dia memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (11/8/2022) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.850-Rp14.910.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini