Share

Dengar Cerita UMKM Usai Dapat NIB, Menteri Bahlil Pastikan Pinjaman Modal Tak Dipersulit

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Kamis 11 Agustus 2022 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 320 2645965 dengar-cerita-umkm-usai-dapat-nib-menteri-bahlil-pastikan-pinjaman-modal-tak-dipersulit-DPvvBomh0L.JPG Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadahlia mendengar keluh kesah pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) perseorangan yang telah menerima Nomor Induk Berusaha (NIB).

Adapun di acara Pemberian NIB pelaku UMK Perseorangan di Banyuwangi, Bahlil bercengkrama dengan masing-masing pelaku usaha.

Kemudian, Bahlil menghampiri salah satu pelaku UMK disabilitas perajin bambu bernama Budi Hartono.

 BACA JUGA:KemenkopUKM: 61,97% PDB Indonesia Berasal dari UMKM

Budi bercerita dalam menjalankan bisnis sehari-hari, dia membuat kerajinan keranjang parcel yang dibuat sendiri.

Dalam sebulan, dia memproduksi 10 rantang dan dijual seharga Rp50 ribu per rantang.

Mendengar cerita Budi, Bahlil sontak terkejut dengan harga yang dibanderol itu.

Menurut Bahlil, harga tersebut cenderung murah.

Jika keranjang itu dijual di mal Jakarta bisa terjual Rp200 untuk satu rantang.

"Kok murah banget?," tanya Bahlil di Banyuwangi, Kamis (11/8/2022).

"Takut nggak laku, Pak kalau mahal-mahal," katanya.

"Ini kalau di jual di e-katalog LKPP, mahal ini. Kalau di mal bisa Rp 200 ribu," kata Bahlil lagi.

Setelah itu, Bahlil menawarkan jasa marketing kepada Budi, dengan cara membeli 20 buah keranjang buah dan 15 tempat tisu untuk dijajalkan ke pegawai di Kementerian Investasi.

"Mau nggak lakunya agak mahal?" ajak Bahlil.

"Mau pak," jawab Budi.

"Saya pesan dalam 1 bulan, 20 buah ya. Sama tempat tisu 15 buah. Mau saya taroh di kantor, nanti saya mau jadi marketing kamu," tutur Bahlil.

Lebih lanjut, karena saat ini dia sudah mempunyai NIB, dia berniat meminjam uang ke BRI senilai Rp5 juta untuk pengembangan bisnis dan membuat pesanan Bahlil.

"Untuk buat 1 keranjang butuh 1 pohoh bambu. 1 bambu harganya Rp10 ribu. Karena saya mau kembangin usaha saya, saya butuh modal kira-kira Rp5 jutaan," ungkap Budi.

Di saat itu juga Bahlil memerintah pihak BRI untuk segera mengurus pinjaman modal untuk Budi.

"Oke, kamu butuh modal Rp5 jutaan ya. Mas BRI, marketnya kan udah ada nih, kita ambil. Bantuin (Budi) modal kerjanya, ya. Langsung ya. Lewat OSS," tukas Bahlil.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini