Share

Curhat Sri Mulyani: Dana Asing Kabur Capai Rp127,91 Triliun

Michelle Natalia, Sindonews · Kamis 11 Agustus 2022 19:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 320 2646252 curhat-sri-mulyani-dana-asing-kabur-capai-rp127-91-triliun-Yuw4pYIgk4.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa volatilitas pasar keuangan global saat ini berdampak terhadap bonds outflow (dana asing kabur keluar negeri) dari emerging markets. Dampak yang sama, sebut dia, juga dirasakan oleh Indonesia.

Volatilitas ini mempengaruhi gerakan cost of fund, meskipun inflow mulai terjadi sejak awal Agustus 2022.

"Pasar obligasi emerging markets, termasuk Indonesia, nett outflow selama 2022. Tren outflow dari pasar obligasi Indonesia meningkat pasca Federal Open Market Committee (FOMC) meeting Mei. Hingga 10 Agustus 2022, mengalami outflow Rp127,91 triliun atau sebesar USD8,6 miliar year-to-date," ungkap Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi Agustus 2022 di Jakarta, Kamis (11/8/2022).

Pasca FOMC Meeting Juli, lanjut Sri, terjadi sentimen positif karena kenaikan Fed Funds Rate (FFR) dan growth Amerika Serikat (AS) yang sesuai ekspektasi. Pasar obligasi Indonesia sejak awal Agustus tercatat mengalami inflow Rp12,19 triliun month-to-date (mtd).

"Portofolio investasi global masih overweight terhadap obligasi Indonesia," ucap Sri.

Dia mengatakan, perbankan dan Bank Indonesia (BI) masih mendominasi kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN), sementara porsi kepemilikan asing menurun bertahap sejak akhir 2019 yang sebesar 38,57% menjadi 15,57% di 10 Agustus 2022.

'Fluktuasi capital flow perlu diwaspadai dan diantisipasi dampak pengaruh normalisasi kebijakan moneter global pada berkurangnya likuiditas yang mempengaruhi cost of fund," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini