Share

4 Fakta Harga Gas Elpiji Naik, Kompor Listrik Bisa Jadi Solusi?

Zuhirna Wulan Dilla, Okezone · Sabtu 13 Agustus 2022 03:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 320 2646657 4-fakta-harga-gas-elpiji-naik-kompor-listrik-bisa-jadi-solusi-ZPKtLkssO5.JPG Ilustrasi LPG. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga gas elpiji.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mencatat seluruh penyesuaian harga di angka sekitar Rp2.000 baik per liter untuk BBM dan per kg untuk LPG.

"Harga ini masih sangat kompetitif dibandingkan produk dengan kualitas setara. Untuk yang subsidi, Pemerintah masih turut andil besar dengan tidak menyesuaikan harganya,” ujarnya.

 BACA JUGA:Berikut Harga Gas Elpiji Hari Ini, Ada yang Naik?

Dirangkum Okezone, Sabtu (13/8/2022) berikut ini fakta soal harga gas elpiji:

1. Rincian Harga

Bright Gas 5,5 kg

Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung : Rp104.000

- Bangka Belitung : Rp107.000

- Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat : Rp100.000

- Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur : Rp107.000

- Kalimantan Utara : Rp117.000

- Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah : Rp104.000

- Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara : Rp107.000

- Maluku : Rp127.000

Elpiji 12 Kg

- Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumater Selatan, Bengkulu, Lampung : Rp215.000

- Bangka Belitung : Rp223.000

2. Gas Melon Tak Naik

Irto pun menegaskan kalau gas melon yang berukuran 3 kg tak ikut mengalami perubahan.

Sehingga hanya jenis gas tertentu yang mengalami kenaikan.

3. Kompor Listrik Disebut Jadi Solusi

Kompor listrik diusulkan menjadi program nasional.

Hal ini supaya keuangan negara dari besarnya subsidi energi untuk gas elpiji.

Praktisi Energi Dina Nurul Fitria mengusulkan, konversi elpiji ke kompor listrik menjadi program nasional demi mengoptimalkan penyelamatan keuangan negara mengingat mekanisme konversi energi ini dilakukan dengan sosialisasi intens dan uji coba di beberapa kota besar.

"Program konversi kompor Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke kompor induksi menjadi solusi strategis memangkas pengeluaran anggaran negara," ujarnya, dikutip dari Antara, Kamis (21/7/2022).

4. Alokasi Belanja Subsidi Tahun Ini

Adapun tahun ini alokasi awal belanja subsidi dan kompensasi sebesar Rp152,5 triliun, sementara dengan penyesuaian kebutuhan subsidi energi dan kompensasi 2022 mencapai Rp502,4 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini