Share

Tinjau Proyek Nasional di Papua, Luhut Minta Segera Diselesaikan

Suparjo Ramalan, iNews · Jum'at 12 Agustus 2022 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 320 2646683 tinjau-proyek-nasional-di-papua-luhut-minta-segera-diselesaikan-q0DMx5waiq.JPG Menko Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Major Project Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Papua segera diselesaikan.

Permintaan tersebut berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Luhut sudah memantau langsung rencana pembangunan infrastruktur di Papua, misalnya pembangunan Jalan Trans Papua yang dibangun sepanjang 3.462 kilometer, jalan strategis di Papua Barat, Bandar Udara Siboru Fak Fak.

 BACA JUGA:Luhut Binsar Pandjaitan: Hati-Hati dengan Pandemi Covid-19

Lalu, Pelabuhan Sorong Eksisting dan Pelabuhan Arar, Pelabuhan Waisai, Bandar Udara Perairan (Sea Plane), infrastruktur biru sumber daya air, Proyek Tangguh LNG Train 3, serta pengembangan ekonomi kawasan.

"Melalui pembangunan-pembangunan ini, bukan hanya dapat meningkatkan konektivitas dan keterisolasian, tetapi juga memajukan wilayah di Papua Barat," ungkap Luhut, Jumat (12/8/2022).

Luhut menginginkan agar seluruh pembangunan berjalan sesuai waktu yang ditentukan. Namun, berdasarkan hasil studi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Di lain sisi, dia meminta pemerintah daerah setempat dapat mengajak universitas di kawasan tersebut maupun akademisi lain untuk bantu menjalankan riset.

Dia mencontohkan Bandar Udara Sea Plane yang dibangun dekat dari Bandar Udara Marinda. Setelah dilakukan studi dan pembangunan runway sepanjang 1.500 meter dan lebar 30 meter, nantinya akan dilanjutkan dengan pilot project pesawat amfibi N219.

Melihat sumber daya alam yang melimpah di Papua Barat, Luhut mengungkapkan di masa mendatang akan dilakukan hilirisasi atau downstream industry.

Salah satu hilirisasi yang dapat dilakukan adalah dengan Proyek Tangguh LNG Train 3.

Ketersediaan gas yang melimpah di Papua Barat dapat dimanfaatkan dengan pendirian pabrik petrokimia pada Kawasan Industri Onar di Teluk Bintuni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini