Share

5 Fakta Harga Mi Bakal Naik 3 Kali Lipat Bikin Penjual Bakmi Khawatir

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Sabtu 13 Agustus 2022 04:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 320 2646884 5-fakta-harga-mi-bakal-naik-3-kali-lipat-bikin-penjual-bakmi-khawatir-v8Ct7DRblO.jpg Harga mi instan naik (Foto: Okezone)

JAKARTA - HargaĀ mi instanĀ bakal naik tiga kali lipat dalam waktu dekat. Bahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sudah berkali-kali mengingatkan soal mahalnya harga gandum.

Mahalnya gandum akan berpengaruh pada beberapa harga pangan seperti mi dan roti. Dampak perang Ukraina - Rusia telah menyebabkan gangguan pada rantai pasok global. Hal tersebut praktis membuat harga komoditas melambung tinggi.

Berikut adalah fakta naiknya harga mi instan yang dirangkum Okezone, Sabtu (13/8/2022).

1. Mentan minta maaf

Mentan menjelaskan saat ini pasokan gandum Ukraina yang menjadi bahan baku pembuatan mie instan contohnya mengalami masalah, bahkan dikatakan Mentan, saat ini terdapat kurang lebih 180 juta ton gandum di Ukraina tidak bisa keluar negara.

"Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya 3 kali lipat itu, maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini," ujar Mentan pada 8 Agustus 2022.

2. Harga Indomie jadi Rp9.000

Dikutip dari situs resmi Alfamart di Instagram dan website, terpantau harga mi instan merek Indomie dengan ukuran 70 gram harganya Rp3.000 per bungkus.

Jika nantinya harga mi instan naik tiga kali lipat maka harga Indomie ukuran tersebut bisa mencapai Rp9.000 per bungkus.

3. Dibantah Mendag

Mendag mengatakan kalau negara-negara penghasil gandum seperti Australia, Kanada dan Amerika kini sudah kembali panen.

"Enggak (naik), dulu kan gagal panennya seperti Australia, Kanada, Amerika, sekarang panennya sukses. Apalagi sekarang Ukraina sudah boleh jual," kata Mendag saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

4. Tidak ada panic buying

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengungkapkan bahwa tidak ada kepanikan terkait isu kenaikanĀ harga miĀ instan. Di mana harga mi diprediksi naik hingga tiga kali lipat.

"Kembali lagi, bahwa mi itu bukan bahan pokok dan melainkan adalah barang subtitusi dari makanan pokok kita, sepertinya tidak akan sampai ada kepanikan berbelanja di masyarakat," kata Ketua Aprindo Bali Anak Agung Ngurah Agung Agra Putra, dikutip dari Antara, Kamis (11/8/2022).

5. Penjual Bakmi Khawatir

Seorang penjual bakmi di Cengkareng, Desvi khawatir kalau harga mi instan akan naik tiga kali lipat karena bakal berdampak ke usahanya.

"Kok bisa naik tiga kali lipat? Saya khawatir dong. Soalnya gandum, beras, itu sudah kebutuhan pokok," ujar Desvi dikutip BBC, Jumat (12/8/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini