Share

Mau IPO, Black Diamond Resources Lepas 1,75 Miliar Saham

Tim Okezone, Okezone · Senin 15 Agustus 2022 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 278 2648057 mau-ipo-black-diamond-resources-lepas-1-75-miliar-saham-hiIKt2XHwz.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Black Diamond Resources Tbk akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sebanyak 1,75 miliar saham baru bernominal Rp10 per lembar.

Dikutip Harian Neraca, IPO ini dilakukan untuk memperkuat modal guna mendanai pengembangan bisnisnya.

Adapun calon emiten tambang batu bara ini menyebutkan, jumlah saham yang dilepas itu setara dengan 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dan untuk itu, perseroan mulai melakukan penawaran awal dengan kisaran harga Rp100 hingga Rp130 per lembar pada tanggal 12 - 22 Agustus 2022. Sehingga nilai IPO ini sebesar Rp175 miliar hingga Rp227,5 miliar.

ย BACA JUGA:Resmi IPO, MEDS Bidik Pertumbuhan Pendapatan hingga 30%

Kemudian, OJK diharapkan menerbitkan pernyataan efektif pada tanggal 29 Agustus 2022.

Lalu, jJika sesuai jadwal itu, bersama Surya Fajar Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek, akan melakukan penawaran umum pada tanggal 31 Agustus hingga 5 September 2022. Rencananya, seluruh dana IPO akan digunakan anak usaha perseroan, PT Dayak Membangun Pratama.

Oleh anak usaha itu, sebesar Rp40 miliar dari dana IPO untuk belanja modal dan sisanya untuk modal kerja.

Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp43,3 miliar, setelah meraup pendapatan sebesar Rp95,53 miliar per 30 April 2022.

Sebagai informasi, pasar modal Indonesia menjadi yang teraktif dengan jumlah penawaran umum perdana saham atau IPO terbesar di Asia Tenggara. Oleh karena itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyakini penawaran umum saham perdana atau IPO pada 2022 dapat meningkat dibandingkan 2021.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia menjelaskan tidak ada perubahan target sampai akhir tahun.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Dia menyebut realisasi diharapkan bisa lebih tinggi. Sejauh ini, pencatatan perusahaan baru di BEI sepanjang 2022 berjumlah 21 perusahan dengan 40 calon emiten dalam pipeline.

Sedangkan Direktur Utama BEI, Iman Rahman mengatakan, kinerja pasar modal saat ini masih tumbuh positif dan hal itu bisa dilihat dari jumlah perusahaan yang listing.

โ€Dari sisi pencatatan efek sampai dengan 8 Agustus 2022, BEI berhasil menorehkan 38 pencatatan efek saham, enam obligasi baru, dan satu Exchange-Traded Fund (ETF) baru sepanjang tahun 2022. Jika dilihat dari performa sisi pasokan atau supply sampai dengan akhir Juni 2022, BEI mencatatkan pertumbuhan jumlah perusahaan tercatat tertinggi dalam lima tahun terakhir di antara bursa- bursa ASEAN lainnya," ujarnya.

Dilanjut dengan Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, David Agus, kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) pada tahun ini yang masih positif ikut menopang minat perusahaan-perusahaan yang ingin melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham atau IPO.

โ€Salah satu faktor yang mendukung kalau kita lihat itu kinerja IHSG. Kalau kita bandingkan year to date kinerja indeks di BEI itu masih positif, dibandingkan kinerja indeks di AS di Dow Jones itu sudah minus di atas 10 persen, di Hong Kong juga sudah minus di atas 10%," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini