Share

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Rampungkan Utang Rp2,2 Triliun

Tim Okezone, Okezone · Senin 15 Agustus 2022 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 278 2648061 tower-bersama-infrastructure-tbig-rampungkan-utang-rp2-2-triliun-GUD0nMgrSQ.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah menyelesaikan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap IV Tahun 2022 (Obligasi TBIG V Tahap IV) dalam program obligasi senilai Rp15 triliun.

Dikutip Harian Neraca, total penerbitan Obligasi TBIG V Tahap IV sebesar Rp2,2 triliun yang terdiri dari Rp1,4 triliun pada tingkat bunga tetap 4,10% untuk tenor 370 hari dan Rp721,39 miliar pada tingkat bunga tetap 6,35% untuk tenor 3 tahun.

Adapun obligasi TBIG V Tahap IV adalah setara kewajiban senior tanpa jaminan khusus dari TBIG dan memiliki pembayaran bunga setiap kuartal.

 BACA JUGA:Recovery Rate Utang Garuda Indonesia 20%, Ini Penjelasan Dirut

Penggunaan dana dari penawaran ini, setelah dikurangi biaya penerbitan, akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban finansial dari Entitas Anak Perseroan, khususnya Fasilitas Pinjaman Revolving USD275 juta dari Credit Facilities yang ada.

Di mana oligasi TBIG V Tahap IV akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Agustus 2022.

Per 31 Maret 2022, total pinjaman kotor (gross debt) perseroan, jika bagian pinjaman dalam mata uang dollar AS yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, adalah sebesar Rp27,7 triliun dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp4,2 triliun.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Dengan saldo kas yang mencapai Rp720 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp27 triliun dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) perseroan menjadi Rp3,4 triliun.

Serta menggunakan EBITDA kuartal pertama 2022 yang disetahunkan, rasio pinjaman bersih terhadap EBITDA adalah 4,7x.

“Setelah penerbitan ini kami masih memiliki kemampuan untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya Rp7,945 triliun melalui program Obligasi TBIG V yang berlaku sampai Agustus 2023. Kami berharap dapat secara reguler mengakses pasar obligasi Rupiah seiring dengan pertumbuhan bisnis kami yang kuat," kata CFO dari TBIG, Helmy Yusman Santoso.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini