Share

Percepat Pengembangan Sorgum, Moeldoko: Tak Perlu Lagi Ribut Mi Instan

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 15 Agustus 2022 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 320 2648080 percepat-pengembangan-sorgum-moeldoko-tak-perlu-lagi-ribut-mi-instan-AZ6B6thEHT.jpg Moeldoko. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pengembangan tanaman sorgum menjadi pengganti gandum dipercepat.

Sebab, kata dia, Indonesia menjadi salah satu negara terdampak kebijakan larangan ekspor gandum berkepanjangan dari sejumlah negara produsen.

Moeldoko mencotohkan, negara Kazahkstan yang melarang ekspor gandum hingga 30 September 2022, serta Kirgizstan, India, Afghanistan, Aljazair, Serbia, dan Ukraina yang menahan ekspor gandumnya hingga 31 Desember 2022.

 BACA JUGA:Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Intip Rincian Terkininya

“Presiden sudah instruksikan pembuatan roadmap produksi dan hilirisasi sorgum hingga 2024 dalam rangka menghadapi krisis pangan,” kata Moeldoko dalam keterangannya, Senin (15/8/2022).

Moeldoko menyebut bahwa pengembangan potensi sorgum itu secara genetik merupakan satu keluarga dengan gandum.

Menurutnya, sorgum bisa menjadi pengganti gandum untuk industri mie dan roti.

“Dengan sorgum, kita tidak akan lagi ribut tentang mi instan seperti sekarang ini,” jelasnya.

Panglima TNI 2013-2015 ini menambahkan, saat ini pengembangan sorgum terdapat di lahan seluas 15 ribu hektare.

Lahan tersebut tersebar di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Lampung.

“Di NTT produktivitas sorgum tiga sampai empat ton per hektare. Di Jawa sebanyak empat sampai lima ton per hektare. Ini masih bisa terus ditingkatkan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini