Share

10 BUMN dengan Setoran Dividen Terbesar ke Negara, Ini Daftarnya

Rina Anggraeni, Okezone · Senin 15 Agustus 2022 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 320 2648133 10-bumn-dengan-setoran-dividen-terbesar-ke-negara-ini-daftarnya-CZlpqQ1BPS.jpg Ilustrasi (Foto:Kementerian BUMN)

JAKARTA- 10 BUMN dengan setoran dividen terbesar ke negara bakal diulas dalam artikel ini. Menteri BUMN Erick Thohir telah memperkirakan sebelumnya bahwa hanya ada 10 BUMN yang bisa menyetorkan dividen kepada negara. Bahkan, hingga 2023-2024 mendatang pemegang saham tidak memaksakan 30 BUMN lainnya untuk membayarkan dividen.

Sebaliknya, pemegang saham akan memaksimalkan BUMN yang secara korporasi berorientasi bisnis untuk meningkatkan dividennya.

Semula Kementerian BUMN menargetkan dividen BUMN pada 2021 mencapai Rp30 triliun-Rp35 triliun. Target ini melebihi realisasinya. Ke 10 perusahaan pelat merah ini terdiri dari sejumlah sektor bisnis. Mereka di antaranya perbankan, telekomunikasi, dan pertambangan. Adapun 60% dari total dividen Rp41 triliun yang dikontribusikan berasal dari BUMN sektor perbankan.

Selain itu, berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terhadap APBN terus meningkat pada periode 2017-2021 dengan pertumbuhan tertinggi 2018 sebesar 32%. Pada 2020 dan 2021 menurun seiring menurunnya kinerja BUMN akibat adanya pandemi COVID-19.Adapun realisasi dividen hingga 31 Juli 2022 mencapai Rp 37,9 T naik 102,2% terhadap target Perpres 98/2022).

Berikut 10 BUMN dengan setoran dividen terbesar ke negara yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

1. Bank BRI

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2021 masing-masing perusahaan, PT Bank BRI Tbk, menjadi BUMN yang mencatatkan dividen senilai Rp14,04 triliun. Nilai ini menjadi tertinggi dari sepuluh perseroan lainnya.

2. Bank BNI

3. PT Bank Mandiri Tbk

Bank Mandiri nilai dividen tunai sebesar Rp8,75 triliun.

4. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)

PT Telekomunikasi menyetor dividen Rp 7,74 triliun

5. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Rp 1,32 triliun

6. PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Rp 0,90 triliun

7. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Rp 0,75 triliun

8. PT Pertamina (Persero) Rp 0,73 triliun

9. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Rp 0,52 triliun

10. PT Sarana Multi Infrastruktur Rp 0,46 triliun

(RIN)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini