Share

Banyak Negara Diprediksi Bangkrut di 2023, Erick Thohir Minta RI Waspada

Suparjo Ramalan, iNews · Senin 15 Agustus 2022 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 320 2648315 banyak-negara-diprediksi-bangkrut-di-2023-erick-thohir-minta-ri-waspada-KVoFwkwva4.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa Indonesia harus waspada akibat dampak resesi ekonomi global yang diperkirakan International Monetary Fund (IMF) yang terjadi pada 2023 mendatang.

Erick menyebut resesi ekonomi global akan berdampak signifikan bagi ekonomi di banyak negara, termasuk Indonesia. Pada skala ekstrim dampak resesi membuat banyak negara di dunia mengalami kebangkrutan.

Menurutnya, konsolidasi ekonomi di dalam negeri harus kuat, namun tetap memperhitungkan dampak ekonomi global sebagai faktor eksternal. Salah satu yang harus dilakukan Indonesia memperkuat supply chain atau rantai pasok di segala sektor.

"Ketika konsolidasi di dalam negeri kuat, eksternal fighter kita harus diperhitungkan karena inikan supply chain, rantai pasok, nah ini kita mesti waspada, terlepas di tahun ini kita lihat bagus, 2023 kita harus waspada," ungkap Erick, Senin (15/8/2022).

Pemerintah memang optimistis Indonesia mampu bertahan di tengah tekanan resesi dunia. Beberapa indikator ekonomi terus menunjukkan tren positif dengan berbagai kebijakan penting yang diambil pemerintah.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Krisis ekonomi global semakin nyata terlihat. Apa yang terjadi dengan Sri Lanka yang tak mampu membayar kewajiban obligasi (surat utang) di tahun ini, menjadi salah satu buktinya. Negara yang terletak di kawasan Asia Selatan itu masuk dalam krisis ekonomi yang parah dan dinyatakan bangkrut.

Kondisi penduduk Sri Lanka pun memprihatinkan. Pasokan listrik dibatasi, BBM sulit didapat dan sangat mahal, stok bahan pangan boleh dikatakan tidak ada, karena Srilanka tak mampu lagi impor bahan pangan.

Krisis ekonomi yang parah diikuti oleh krisis politik. Rakyat Srilanka pun marah, kerusuhan pun meletus. Mereka pun memaksa Presiden dan Perdana Menteri Srilanka untuk mengundurkan diri.

Meski begitu, Sri Lanka tidak sendiri, menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat ini, ada sembilan negara yang terancam bangkrut dalam waktu dekat. Afghanistan, Argentina, Mesir, Laos, Lebanon, Myanmar, Pakistan, Turki dan Zimbabwe menjadi negara yang terancam bernasib sama dengan Sri Lanka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini