Share

Turun 32,18%, Saham Oscar Mitra (OLIV) Masuk Radar UMA BEI

Anggie Ariesta, Jurnalis · Selasa 16 Agustus 2022 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 278 2648561 turun-32-18-saham-oscar-mitra-oliv-masuk-radar-uma-bei-XYaXgwgqzc.jpg BEI pantau ketat saham OLIV (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat saham PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV). Saham OLIV masuk dalam radar pantauan akibat terjadi penurunan harga saham yang tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA).

Diketahui, emiten yang bergerak di bidang perdagangan furnitur online ini sahamnya dalam sepekan belakangan melemah 32,18%. Pada penutupan perdagangan Senin (15/8/2022) pun, saham OLIV bergerak turun 9,23% ke level Rp59.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham OLIV yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan P.H Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Martin Satria D. Bako, dikutip Selasa (16/8/2022).

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan dibidang Pasar Modal.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Informasi terakhir mengenai OLIV adalah informasi tanggal 10 Agustus 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait pemberitahuan rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham OLIV tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis direksi bursa.

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini