Share

Harga Pangan Jadi Penyumbang Inflasi, Menko Luhut Minta Masyarakat Tanam Cabai dan Bawang

Heri Purnomo, iNews · Jum'at 19 Agustus 2022 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 320 2650909 harga-pangan-jadi-penyumbang-inflasi-menko-luhut-minta-masyarakat-tanam-cabai-dan-bawang-OOCfXwaTz4.png Menko Luhut soal Inflasi (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan buka-bukaan soal harga pangan masih jadi penyumbang inflasi. Saat ini, angka inflasi mencapai 4,94% per Juli 2022.

Salah satu penyumbang angka inflasi tinggi dari komoditas pangan seperti cabai dan bawang

"Angka inflasi pokok kita sebenarnya hanya 2,84% (yoy), kenapa sekarang bisa menjadi 4,94% (yoy), itu dikarenakan cabai merah, cabai rawit, bawang merah itu yang mempengaruhi inflasi kita," katanya dalam kuliah umum, Jakarta, Jumat (19/8/2022).

 

Baca Juga: Ngeri! Jokowi Ungkap Momok Mengerikan yang Bikin Negara Ketakutan

Luhut lantas melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat seluruh desa menanam cabai merah dan bawang sendiri. Hal tersebut merupakan upaya untuk dapat menekan angka inflasi.

"Jadi saya lapor ke Pak Presiden, Pak semua desa ini suruh saja tanam cabai merah dan bawang supaya inflasi kita bisa dikendalikan sekitar 4%,"

Sementara itu, Luhut mengatakan bahwa untuk mengendalikan inflasi, pemerintah akan memfokuskan pengendalian pada harga pangan dan energi.

"Jadi dengan demikian kita harus attack (serang) ini, mana musuh kita yang paling penting, yang berarti itu energi dan makanan," katanya.

Di sisi lain, Luhut menilai bahwa inflasi 4,94% yang terjadi di Indonesia jauh lebih baik dibandingkan negara lain. Seperti Amerika Serikat yang inflasinya pernah mencapai 9,1% dan Turki yang telah mencapai 70%.

"Indonesia masih terendah dari negara-negara lain, kita jauh lebih bagus dari banyak negara di dunia ini," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini