Share

Bikin Heboh, China Tes PCR Covid-19 pada Ikan Tangkapan Nelayan

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Jum'at 19 Agustus 2022 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 320 2651013 bikin-heboh-china-tes-pcr-covid-19-pada-ikan-tangkapan-nelayan-M7CnuM6FNt.jpg Covid-19 (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kota-kota pesisir di China telah mulai menguji makanan laut hidup sebagai bagian dari upaya terbaru untuk mencegah penyebaran varian virus corona Omicron yang menular di bawah strategi dinamis nol-Covid pemerintah.

Xiamen telah memerintahkan tes PCR untuk nelayan dan hasil panen mereka setelah mereka kembali dari laut, menurut pengawas perikanan kota.

"Kami menguji manusia serta apa yang mereka tangkap pada saat yang sama - uji sampel untuk batch makanan laut yang sama," kata seorang anggota staf Biro Pengembangan Kelautan Kota Xiamen seperti dilansir South China Morning Post, Jumat (19/8/2022).

“Kami bukan satu-satunya tempat yang melakukan ini. Kami mengambil pelajaran dari Hainan, yang menyaksikan wabah serius. Dikatakan, kemungkinan dipicu oleh transaksi hasil laut antara nelayan lokal dengan rekan mereka di luar negeri,” lanjutnya.

Selama akhir pekan, Hainan Daily, surat kabar resmi provinsi pulau selatan Hainan, melaporkan bahwa pekerja medis di kota Danzhou menyeka ikan di kapal penangkap ikan ketika kota itu dikunci secara keseluruhan setelah infeksi baru terdeteksi di Sanya pada awalnya. Agustus dan sejak itu menyebar ke seluruh pulau.

Hingga Rabu, provinsi tersebut telah melaporkan sekitar 14.000 kasus lokal sejak 1 Agustus, termasuk sekitar 8.000 yang tidak menunjukkan gejala.

Hal itu didorong oleh subvarian Omicron yang pertama kali ditemukan di China, yang "sangat mungkin" diimpor melalui transaksi makanan laut antara nelayan lokal dan asing, kata pemerintah provinsi pada konferensi media pada 4 Agustus.

Diketahui, pada saat itu Xiamen baru melaporkan 56 kasus lokal. buah video pekerja medis dari kota mengumpulkan sampel dari makanan laut hidup untuk tes Covid-19 menjadi viral di media sosial dan secara luas diejek oleh netizen.

Dalam video tersebut terlihat para pekerja yang mengenakan jas hazmat putih lengkap dan sarung tangan putih terlihat memasukkan cotton bud ke dalam mulut ikan, dan menggosok tubuh dengan buds saat menyeka kepiting dan udang.

Operasi yang sama dilakukan di pasar makanan laut di Shanghai pada akhir Maret selama wabah Covid-19 terburuk yang menyebabkan penguncian traumatis dua bulan kemudian.

Selain produk air, tes PCR telah dilakukan pada berbagai hewan termasuk ayam dan kucing di seluruh China selama beberapa tahun terakhir.

Adapun pejabat kesehatan China sering mengaitkan kasus impor dengan makanan dan surat.

Namun, bulan lalu, Dewan Negara mengatakan penelitian terbaru menunjukkan virus corona akan mati di sebagian besar permukaan dalam satu hari dan memerintahkan untuk menghentikan pengujian barang impor yang diangkut pada suhu di atas 10 derajat Celcius.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini