Share

4 Fakta Penemuan 'Harta Karun' Baru di Papua Barat, Jadi Kado HUT RI ke-77

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 20 Agustus 2022 03:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 320 2651039 4-fakta-penemuan-harta-karun-baru-di-papua-barat-jadi-kado-hut-ri-ke-77-tB8gsWIVZf.JPG Ilustrasi Migas. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Indonesia kembali menemukan harta karun terbaru. Di mana penemuan itu menjadi kado dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 hari ini, Rabu (17/8/2022).

Diketahui, harta karun baru ditemukan di Papua Barat.

Adapun Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebut harta karun ini tentu menjadi kado HUT RI ke-77.

Deputi Perencanaan SKK Migas Benny Lubiantara mengatakan sumber gas hidrokarbon itu ditemukan oleh Pertamina Hulu Energi Regional IV di wilayah kerja Pertamina EP, Field Papua, Kabupaten Aimas, Provinsi Papua Barat.

Dirangkum Okezone, Sabtu (20/8/2022), berikut fakta penemuan harta karun baru jadi HUT ke-77:

1. Penemuan Hidrokarbon

Keberhasilan penemuan hidrokarbon di wilayah yang kaya akan sumber daya alam di Papua Barat, termasuk minyak dan gas akan mendorong kegiatan eksplorasi yang lebih masif dan agresif di masa mendatang.

2. Rincian Harta Karun

Pengeboran sumur eksplorasi MKS-001 memiliki objektif utama di Batu Karbonat Formasi Kais.

Sumur MKS-001 ditajak pada 21 Juni 2022 pukul 06.00 WIT dan mencapai kedalaman akhir 2048 mMD pada 28 Juli 2022 pukul 20.00 WIT.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

3. Tantangan Pengeboran

Menurutnya, pengeboran itu menjadi tantangan tersendiri karena melakukan pekerjaan pengeboran di daerah remote yang memerlukan waktu mobilisasi peralatan dan material pemboran melalui jalur laut serta jenis formasi shale yang terindikasi high tectonic stress, sehingga membutuhkan perencanaan dan operasional pengeboran tepat dan akurat.

4. Evaluasi Pengeboran

Lalu, pada pekerjaan dry hole base diselesaikan tanpa adanya non productive time baik dari peralatan jasa penunjang dan material maupun dari sisi operasional.

Adapun serangkaian evaluasi terhadap properti formasi dengan menggunakan e-line logging tools, Pertamina selanjutnya mengusulkan dua interval Drill Stem Test (DST) yang berada dalam Formasi Kais, DST#1 : 2012 - 2020 mMD dan DST#2 : 1932 - 1942.5 mMD.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini