Share

Krisis Global, Bagaimana Nasib Industri Properti?

Ikhsan Permana, MNC Portal · Senin 29 Agustus 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 29 470 2656672 krisis-global-bagaimana-nasib-industri-properti-0oq8mkxPwo.jpg Ilustrasi properti. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Knight Frank Indonesia menilai, performa industri properti masih positif di tengah krisis global yang sedang melanda.

Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat mengatakan meskipun perlahan tetapi pertumbuhan masih dapat dipelihara oleh seluruh pemangku kepentingan.

"Pada sektor residential, ditemukan bahwa penjualan kondominium baru meningkat tipis sebesar 0,1% dibanding semester lalu," ujar Syarifah kepada MPI, Senin (29/8/2022).

Menurutnya, kendali ini diantaranya didorong oleh promosi yang ditawarkan para pengembang, termasuk juga subsidi PPN DTP.

 BACA JUGA:Suku Bunga Acuan BI Naik, Penjualan Properti Masih Laris Manis?

Di sisi lain, adanya peningkatan turis asing dan ekspat juga berpengaruh terhadap keterisian apartemen sewa, keterisian meningkat sebesar 0,4% dibanding semester lalu.

Sementara itu, tambahnya, pada sektor properti komersial.

Untuk retail, ditemukan adanya peningkatan terhadap keterisian ruang pada semester ini, meskipun kondisi ini terjadi hanya pada segment tertentu.

Sedangkan untuk sektor perkantoran, dia mengungkapkan meski masih menantang, tapi transaksi masih terlihat terus bergerak, baik dari relokasi atau pembaruan transaksi sewa.

Kemudian sektor industri, masih dinilai sebagai top performing sector dalam industry properti.

"Secara umum, kondisi pasar properti berdasarkan sektor, Residential dan Industrial masih positif," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini