Share

4 Sektor Potensial yang Harus Dikembangkan di IKN, Apa Saja?

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Rabu 31 Agustus 2022 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 470 2658080 4-sektor-potensial-yang-harus-dikembangkan-di-ikn-apa-saja-HSZF3Uo6GT.png IKN Nusantara. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Konsultan Properti Knigt Frank menyampaikan ada beberapa sektor yang cukup potensial untuk dikembangkan pada pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sektor tersebut adalah sektor ritel, residential, office area, dan data center.

Senior Research Advisor Research Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat mengatakan keempat sektor tersebut harus segera dikembangkan untuk mendukung kehidupan masyarakat di IKN Nusantara.

"Sektor ritel, kami menemukan survey ini bukan hanya ritel besar yang dibangun, tidak hanya privat ritel tetapi juga pabrik ritel termasuk stand alone ritel untuk menyediakan layanan kota dalam hal ini ritel perlu di support pengelola kota dalam mendrive kotanya," ujar Syarifah dalam konferensi pers Knight Frank secara virtual, Rabu (31/8/2022).

 BACA JUGA:Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN Dikembangkan Jadi Kota Layak Huni

Syarifah menjelaskan sektor ritel yang perlu dibangun saat ini di IKN Nusantara dari berbagai skala atau berbagai kelas, mulai dari yang kecil hingga yang besar seperti mal.

"Disebutkan pada hasil survey Investasi di Asia Pasifik saat ini setidaknya digenerate oleh beberapa sektor potensial, pertama residensial, kedua industrial, dan logistik mulai menjadi potensi investasi yang patut diperhitungkan, ada dua lagi yaitu ritel dan office," sambungnya.

Asociate Director Properti and Engineering Services Knight Frank Indonesia, Toni Peredina menambahkan ada satu sektor lagi yang sebetulnya cukup potensial untuk dikembangkan di IKN Nusantara, yaitu terkait pengembangan data center.

Toni melihat wacana pemerintah memasang jargon IKN sebagai perwujudan dari smart city atau kota cerdas di Indonesia.

Sehingga tentunya tidak lepas dari pengelolaan data center yang memadai.

"Jadi kalau kita bicara smart city, semuanya sudah smart, semua yang smart itu kalau sekarang kaitannya dengan IoT, jadi semuanya yang dapat dikendalikan dengan genggaman tangan pasti menggunakan IoT, kalau sudah berbicara IoT itu pasti connectnya ke data center," pungkasnya.

Menurutnya, keberadaan data center di IKN Nusantara bakal sangat dibutuhkan.

Dia menambahkan berbicara dan menerapkan smart city tidak mungkin bisa terwujud tanpa adanya daya center.

Sehingga yang kemudian menjadi tantangan Pemerintah adalah bagaimana menyediakan infrastrukturnya.

"Jadi kalau ditanya prospeknya ini sangat bagus, tapi kalau dengan infrastruktur dari pemerintah yang tidak memadai investor juga mikir mikir mengeluarkan dana yang sangat besar bangun data center," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini