Share

Gokil! Harta Orang Terkaya India Ini Dekati Jeff Bezos

Noviana Zahra Firdausi, Okezone · Rabu 07 September 2022 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 455 2662850

JAKARTA - Perusahaan Gautam Adani mendapatkan keuntungan besar dengan kenaikan 750 kali lipat. Keuntungan tersebut mengangkat hartanya mendekati Jeff Bezos.

Gautam Adani merupakan orang terkaya di Asia. Kekayaan bersihnya melampaui Warren Buffet dan Bill Gates.

Pencapaian Gautam Adani pun sungguh luar biasa. Selama beberapa tahun kekayaan bersih Adani hampir dua kali lipat meningkat yang tadinya USD64,8 miliar menjadi USD141, 4 miliar. Dan kini dirinya menjadi orang terkaya ketiga di dunia, menurut Bloomberg Billionaires Index, Rabu (7/9/022).

Sebagian besar hartanya didapat karena kenaikan harga minyak dan gas alam, sehingga mengangkat MSCI World/Energy Index dengan total pengembalian 36% pada 2022.

Baca Juga: Wow! Pria Ini Langsung Jadi Orang Terkaya Dunia Dapat Transferan Rp744,2 Triliun ke Rekening

Akan tetapi, untuk periode keuntungan di seluruh industri perusahaan besar, Adani lebih menonjol dibandingkan dengan yang lain, dengan jumlah harga saham yang naik lebih dari dua kali lipat untuk tahun ini. Hal tersebut menarik pengawasan baru terhadap perusahaannya, semua pengaruh yang terdapat di dalam kerajaan bisnisnya dan hubungannya dengan pemerintahan India.

Kemudian Adani Green Energy Ltd dan Adani total gas Ltd mendapat keuntungan lebih dari 750 kali lipat. Sementara Adani Enterprises Ltd dan Adani Transmission Ltd mencatat nilai valuasi 400 kali.

Sebagai perbandingan, Musk’s Tesla Inc dan Bezos’s Amazon.com Inc. memiliki rasio harga pendapatan sekitar 100, sementara rekan miliarder Indianya Mukesh Ambani’s Reliance Industries Ltd. diperdagangkan sebanyak 28 kali.

Baca Juga: Intip Sumber Kekayaan Fadly Amran

Adani pun telah mengalihkan fokus kekayaannya agar sejalan dengan apa yang dianggap penting oleh Perdana Menteri, Narendra Modi untuk memenuhi tujuan ekonomi jangka panjang India. Dia melakukan itu melalui ekspansi yang didorong oleh utang yang membuat unit Fitch Group CreditSights menyebut bisnisnya “sangat dilebih-lebihkan” dalam sebuah laporan bulan lalu.

“Adani telah membangun kekayaan luar biasa melalui gabungan pengambilan risiko yang agresif, akumulasi utang yang cepat, dan koneksi politik yang cerdik,” kata James Crabtree, penulis “The Billionaire Raj,” sebuah buku tentang kekayaan dan ketidaksetaraan India.

“Kenaikannya yang cepat selama hampir satu dekade ke puncak India dan kelas taipan Asia mewakili kemungkinan dan ketidaksetaraan yang merajalela dari Zaman Emas baru India,” tambahnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Sebagai informasi, Adani pernah putus sekolah lalu ditahan untuk tebusan dan kemudian selamat dari serangan teror. Dirinya pun mencoba peruntungan di industri berlian Mumbai pada awal 1980-an sebelum beralih ke batu bara dan pelabuhan.

Dia kemudian membangun kerajaan bisnis yang mencakup segala hal mulai dari bandara hingga pusat data, media, dan semen. Tahun lalu, dia berjanji untuk menginvestasikan USD70 dalam “Green Economy” untuk menjadi produsen energi terbarukan terbesar di dunia.

Dilihat dari pasar saham, langkah Adani sangatlah bagus. Saham di beberapa perusahaannya telah naik lebih dari 1.000% sejak 2020. Itu dibandingkan dengan kenaikan sekitar 44% untuk indeks acuan S&P BSE Sensex nasional.

Saham Adani Group naik pada hari Selasa, dengan Adani Total Gas dan Adani Enterprises naik lebih dari 2%.

Kenaikan pesat, terutama karena pasar keuangan global yang goyah dalam menghadapi suku bunga yang lebih tinggi, telah menambah kekhawatiran yang ada atas struktur pemegang saham yang tidak jelas dan kurangnya cakupan analis. Sebaliknya, obligasi dolar untuk banyak grup perusahaan telah menurun.

"Anda tidak tahu bagaimana pasarnya meningkat begitu tajam karena tampaknya tidak banyak minat investor institusional," kata analis riset independen, Hemindra Hazari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini