Share

Menteri ATR Pastikan Pengadaan Tanah di IKN Nusantara Perhatikan Hak Masyarakat Adat

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Kamis 15 September 2022 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 470 2667926 menteri-atr-pastikan-pengadaan-tanah-di-ikn-nusantara-perhatikan-hak-masyarakat-adat-tgR045TzlB.jpg Menteri ATR Hadi Tjahjanto (Foto: Kementerian ATR)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa pengadaan tanah untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal memperhatikan hak tanah masyarakat, khususnya masyarakat adat.

"Saya pastikan proses pengadaan tanah dilakukan dengan memperhatikan hak atas tanah masyarakat, khususnya masyarakat adat," ujar Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto pada keterangan tertulisnya, Kamis (15/9/2022).

Menurutnya terkait dengan pengadaan tanah bagi pembangunan IKN, Menteri Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa dalam perolehan tanah di IKN, akan dilakukan pelepasan kawasan hutan dan pengadaan tanah.

โ€œDalam hal perolehan tanah sejauh ini sudah sesuai dengan rencana yang kita buat. Kita terus berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Otorita," sambungnya.

Sebagai informasi, wilayah daratan IKN memiliki luas 256.142 hektare yang terdiri dari Kawasan pengembangan Ibu Kota Nusantara (KPIKN) seluas 199.962 hektare; Kawasan Ibu Kota Nusantara (KIKN) seluas 56.180 hektare; KIPP seluas 6.671 hektare yang terdiri KIPP 1A (Pemerintahan Inti), KIPP 1B (Pemerintahan Pendidikan), dan KIPP 1C (Pemerintahan Kesehatan).

Menteri ATR/Kepala BPN optimis pembangunan IKN bisa berjalan sesuai dengan target yang ditentukan. Bukan sekedar memindahkan kantor pusat pemerintahan, namun juga membangun pusat pertumbuhan baru.

"Sebagaimana arahan Bapak Presiden bahwa pembangunan IKN ini bukan semata-mata memindahkan fisik kantor-kantor pemerintahan. Tujuan utamanya ialah membangun smart city yang kompetitif di tingkat global," kata Menteri Hadi.

Seperti diketahui pembangunan IKN Nusantara pada tahap awal ditargetkan presiden Joko Widodo bakal rampung setidaknya pada tahun 2024. Pembangunan yang ada paling tidak sudah bisa dipakai untuk upacara peringatan kemerdekaan 17 Agustus 2024.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini