Share

Bangun Flyover di Perlintasan Sebidang, PUPR Butuh Rp22,5 Triliun

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Kamis 15 September 2022 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 470 2668363 bangun-flyover-di-perlintasan-sebidang-pupr-butuh-rp22-5-triliun-A1dKgZMukX.jpg PUPR bakal tutup 150 perlintasan sebidang (Foto: PUPR)

JAKARTA - Kementerian PUPR bakal membangun 150 fly over maupun underpass pada lintasan sebidang kereta api. Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan perkiraan kebutuhan anggaran untuk merealisasikan pembangunan tersebut setidaknya membutuhkan Rp22,5 triliun, dengan asumsi Rp150 miliar per fly over atau underpass.

Adapun saat ini setidaknya perlintasan sebidang jalur kereta yang berada di jalan nasional sudah tertangani sebanyak 49 titik dari total 199 titik, sedangkan 150 sisanya belum tertangani.

"Total perlintasan sebidang jalur kereta dengan jalan nasional yang belum tertangani sebanyak 150 titik. Apabila kita estimasikan biaya satu underpass atau flyover di jalan nasional sebesar Rp150 miliar kita perkirakan kebutuhan biayanya Rp22,50 triliun," ujar Hedy dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (15/9/2022).

Hedy mengatakan memang tantangan utama dalam penanganan perlintasan sebidang rel kereta dengan jalan melalui pembangunan flyover/underpass adalah membutuhkan biaya yang besar, termasuk pembebasan lahan.

Bahkan apabila dihitung biaya pembangunan infrastruktur flyover/underpass pada perlintasan sebidang kereta yang ada di seluruh Indonesia setidaknya membutuhkan anggaran kurang lebih Rp300 triliun.

Hal tersebut mengacu pada data PT KAI pada semester 1 tahun 2022, jumlah perlintasan sebidang yang resmi tidak dijaga sebanyak 3.132 titik atau sebesar 60% dari total 5.051 perlintasan sebidang yang berada di Jawa dan Sumatera, baik di jalan nasional maupun non-nasional.

"Misalkan kita kalikan 3.132 titik dengan biaya rata-rata pembuatan underpass/flyover bisa membutuhkan biaya sebesar Rp300 triliun,” pungkas Hedy.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini