Share

Harga Tanah di Daerah Penyangga IKN Nusantara Naik 10 Kali Lipat

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Jum'at 16 September 2022 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 470 2668798 harga-tanah-di-daerah-penyangga-ikn-nusantara-naik-10-kali-lipat-1QUrbtbbMj.jpg Harga tanah daerah penyangga IKN Nusantara naik 10 kali lipat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Harga tanah di daerah penyangga IKN Nusantara naik hingga 10 kali lipat. Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia Bambang Eka Jaya mengatakan, kenaikan harga terjadi seiring pembangunan IKN.

Masalah harga tanah yang cukup tinggi ini menurut Bambang menjadi salah satu hambatan untuk sektor properti.

"Harga tanah yang pasti bergerak tentu di sekeliling IKN Nusantara yang sangat tinggi, lebih dari 10 kali lipat sebelum adanya pembangunan IKN Nusantara ini," ujar Bambang dalam Market Review IDX Channel, Jumat (16/9/2022).

Bambang mengatakan adanya proyek IKN Nusantara sebetulnya bisa menjadi booster pada pertumbuhan sektor properti di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya. Bambang mengharapkan bank tanah perlu diperbanyak untuk menghindari banyaknya spekulan tanah yang terjadi wilayah penyangga IKN Nusantara.

"Fungsi badan otorita, dengan adanya itu diharapkan bisa menyiapkan land bank dan pengembangan yang akan dilakukan di sana tidak terhambat dengan masalah tanah," sambung Bambang.

Meski saat ini pemerintah sudah mengklaim tidak ada masalah pertanahan di kawasan pembangunan IKN Nusantara, namun menjaga tanah dari spekulan di kawasan penyangga menjadi penting untuk diperhatikan. Jangan sampai hal tersebut justru menjadi hambatan dalam pengembangan ke depan.

"Pasti saat ini yang bergerak daerah Penyangga yang sudah tumbuh, dengan adanya IKN akan semakin cepat geraknya, sedangkan di IKN sendiri yang baru dimulai (pembangunan) adalah wadahnya," kata Bambang.

Seperti diketahui saat ini pemerintah hanya membangun infrastruktur dasar yang bersumber dari APBN, seperti kantor Kementerian, sistem keamanan kota, rumah dinas serta sarana dan prasarana penunjang. Sedangkan pengembangannya bakal di garap swasta.

"Nah itu juga (harga tanah) yang harus diatasi ya, karena kalau kita lihat IKN akan baru berfungsi secara maksimal setelah pemerintahan aktif dan berfungsi di ibu kota Negara," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini