Share

Gandeng Kemenkeu Australia, Ini Harapan Sri Mulyani

Michelle Natalia, Sindonews · Rabu 21 September 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 320 2671991 gandeng-kemenkeu-australia-ini-harapan-sri-mulyani-VLujlNvdwU.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA  - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan Australia merupakan negara investor terbesar ke-15, tujuan ekspor terbesar ke-14, dan negara asal impor terbesar ke-7 bagi Indonesia. Tentunya kerja sama bilateral dan ekonomi tersebut sangat penting untuk dijaga.

"Untuk itu, pada hari Senin (19/09/2022) saya berjumpa dengan Treasurer @ausgov, Jim Chalmers untuk melakukan Economic Policy Dialogue (EPD) di Canberra dan pembaruan kerjasama bilateral antara Kementerian Keuangan dan Australian Treasury," ujar Sri dalam akun Instagramnya @smindrawati di Australia, Rabu (21/9/2022).

EPD bertujuan untuk membahas isu-isu internasional, regional, dan bilateral yang menjadi kepentingan bersama antara Australian Treasury dan Kemenkeu. Selama ini, kerja sama ekonomi keduanya diwujudkan dalam kerja sama reformasi sektor keuangan dan fiskal yang salah satunya dilaksanakan melalui Prospera.

"Dalam hal ini, kita sepakat bahwa reformasi di kedua bidang ini harus terus dikawal di tengah segala ketidakpastian global," ungkap Sri.

Cakupan reformasi yang dimaksud adalah makroekonomi, sektor keuangan, dana pensiun, transfer ke daerah dan juga transisi energi yang adil dan berkelanjutan. Melalui EPD, dia berharap baik Indonesia maupun Australia dapat mendapatkan mutual benefit berupa pertukaran sudut pandang dan informasi agar area cakupan reformasi tersebut dapat terus diakselerasi menjadi lebih baik bagi kedua negara.

"Saya sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Australia atas komitmennya mendukung Indonesia menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan pada November dan membahas 3 agenda prioritas Presidensi Indonesia pada G20, yaitu pandemic preparedness, ekonomi digital, dan juga transisi energi," katanya.

"Saya harap Australia juga akan tetap memberikan dukungan dan masukan dalam keketuaan ASEAN Indonesia di 2023. Australia akan tetap menjadi salah satu mitra utama Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi baik regional maupun global," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini