Share

Hasilkan Listrik Sendiri, Perempuan Ini Tak Bayar Tagihan Selama 10 Tahun

Agregasi VOA, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 09:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 320 2672519 hasilkan-listrik-sendiri-perempuan-ini-tak-bayar-tagihan-selama-10-tahun-WjPbmWJd5o.jpg Perempuan Ini Hasilkan Listrik Sendiri. (Foto: Okezone.com)

TOKYO - Perempuan ini berhenti berlangganan listrik. Dia adalah, Chikako Fujii yang tinggal di Tokyo tanpa membayar sesen pun tagihan listrik selama 10 tahun terakhir ini.

Perempuan berusia 62 tahun ini membangkitkan sendiri listriknya dengan menggunakan empat panel surya yang dipasang di balkon apartemennya.

Panel-panel itu dapat menghasilkan rata-rata 1.000 watt pada hari yang cerah. Daya tersebut cukup baginya untuk menggunakan peralatan listriknya yang terbatas dan untuk menerangi rumahnya pada malam hari selama beberapa hari.

Baca Juga: Golongan 450 VA Tidak Dihapus, Erick Thohir: Demi Layani yang Kurang Mampu

Fujii, yang mencari nafkah sebagai seniman pewarna teksil, tidak memiliki TV, pengeras suara, mesin cuci, pengatur udara (AC), atau alat penyedot debu. Ketika hari cerah, ia menaruh bahan makanan apapun yang hendak ia masak di dalam sebuah panci hitam tertutup di balkonnya selama beberapa jam.

Untuk memasak nasi dan membakar kue yang memerlukan lebih banyak panas, dia menggunakan pemasak tenaga surya.

"Pada hari-hari cerah, sepotong ikan dapat dimasak sekitar satu jam dan sepotong dada ayam akan perlu waktu sekitar satu setengah jam,” ujarnya, dilansir dari VOA Indonesia, Kamis (22/9/2022).

Dia juga menggunakan lilin untuk memanaskan makanan.

Baca Juga: Konversi LPG ke Kompor Listrik, Komisi VII Soroti Tagihan Tiap Bulan

"Saya memulai gaya hidup ini karena Gempa Besar di Jepang Timur pada tahun 2011. Tidak lama setelah gempa, ada pemadaman bergilir beberapa kali di sini, jadi listrik mendadak dipadamkan. Saya merasa saya harus menyiapkan listrik sendiri. Jadi, saya memasang panel surya,” katanya.

Ketika hujan, dirinya menggenjot sepeda pembangkit listrik pada pagi hari selama sekitar 10 menit. Ini dapat menghasilkan listrik sekitar 10 watt. Daya tersebut pun cukup untuk menyalakan bohlam selama tiga jam.

Beberapa orang menyebut gaya hidupnya Spartan, ketat, sederhana, tanpa kemewahan. Fujii mengatakan hal-hal yang menurutnya menyenangkan dan ramah lingkungan.

Namun, usianya yang telah lanjut dan musim panas yang terik membuat ia mempertimbangkan untuk mengakhiri gaya hidup seperti ini. Fujii sekarang lebih optimistis karena energi listrik yang lebih bersih tersedia di Jepang, dibandingkan dengan satu dekade silam.

Fujii baru-baru ini membeli sebuah kulkas kecil yang dijalankan dengan panel-panel suryanya. Ia mengatakan ia akan terus memasak dengan tenaga matahari bahkan jika ia terhubung lagi dengan jaringan listrik komersial.

"Makanan yang dimasak dengan tenaga surya lezat dan memasaknya tidak menggunakan gas atau listrik. Ini bermanfaat kalau terjadi bencana alam. Saya ingin terus memasak dengan tenaga surya dan mengembangkan keterampilan saya,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini