Share

Investor Milenial Meningkat tapi Literasi Keuangan Masih Jadi Masalah, Kok Bisa?

Ikhsan Permana, MNC Portal · Kamis 22 September 2022 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 622 2672778 investor-milenial-meningkat-tapi-literasi-keuangan-masih-jadi-masalah-kok-bisa-cEheuDqPdw.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Jumlah investor di sektor ritel disebut mengalami peningkatan.

Direktur Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF), Mariska Aritany Azis mengatakan dari sekian banyak investor, saat ini di dominasi oleh kaum milenial.

Menurutnya, semakin banyak kaum milenial yang terjun ke industri pasar modal terutama di tengah perkembangan teknologi yang cukup pesat.

BACA JUGA:Siap-Siap Investor, Sido Muncul (SIDO) Mau Bagi Dividen 90% dari Laba

"Peningkatan jumlah investor dalam jangka waktu dua tahun terakhir sangat signifikan, padahal kita menghadapi masa pandemi," ujar Mariska dalam program Market Review di IDX Channel, Kamis (22/9/2022).

Namun pertumbuhan tersebut tidak diiringi dengan literasi yang baik, sehingga masih banyak masyarakat yang terjebak oleh investasi bodong.

"Sayangnya pertumbuhan ini tidak berbanding lurus dengan literasinya, banyak investor ritel yang mendapatkan informasi dari pihak-pihak yang tidak dapat dipercaya, contohnya seperti akun-akun media sosial dan lain sebagainya," terangnya.

Sebagai informasi, menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jumlah investor pasar modal hingga pertengahan Agustus 2022 mencapai 9,45 juta investor. Jumlah tersebut meningkat delapan kali lipat sejak lima tahun lalu.

Anggota Dewan Komisioner merangkap sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi mengatakan hampir 60 persen dari total jumlah investor di pasar modal adalah milenial dan generasi Z yang berusia di bawah 30 tahun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini