Share

Harga Tiket Pesawat Ternyata Masih Mahal, Ini Buktinya

Heri Purnomo, iNews · Jum'at 23 September 2022 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 320 2673425 harga-tiket-pesawat-ternyata-masih-mahal-ini-buktinya-o3FQLOqoeO.jpeg Harga tiket pesawat mahal (Foto: Okezone)

JAKARTA – Harga tiket pesawat ternyata masih mahal. Pengamat Penerbangan Gatot Raharjo menilai harga tiket pesawat penerbangan domestik dan internasional masih cukup mahal.

"Kalau bagi saya masih mahal, cuma kalau mahal kan sebenarnya relatif. Namun yang terjadi saat ini harga tiket sudah memakai tarif hampir batas atas," katanya kepada MNC Portal, Jumat (23/9/2022).

"Apalagi kalau ditambah PSC (tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara), pajak dll, bahkan ada yang sudah melebihi tarif batas atas," tambahnya.

Adapun mengenai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam menurunkan harga tiket. Menurut Gatot upaya tersebut belum berhasil menurunkan harga tiket pesawat.

"Pemerintah belum berhasil, karena harga tiket masih mahal," katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan MNC Portal, Jumat (23/9/2022) harga tiket pesawat dari Jakarta-Bali untuk keberangkatan Sabtu (24/9/2022) pada dini hari dari berbagai maskapai penerbangan dibanderol mulai Rp1,1 juta hingga Rp2,7 juta.

Sedangkan untuk keberangkatan pada siang-sore hari dibanderol dengan harga Rp914 ribu hingga Rp2,7 juta. Sementara untuk keberangkatan pada Senin (26/9/2022) dari berbagai maskapai penerbangan harga tiket pesawat dibanderol mulai Rp880 ribu hingga Rp1,9 juta.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan dirinya telah mengajukan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk dilakukan penambahan penerbangan menuju Bali agar harga tiket pesawat ke Bali bisa turun.

"Saya meminta Menhub menambah penerbangan ke Bali sekaligus untuk menurunkan harga tiket supaya wisatawan yang berkunjung bisa lebih banyak," kata Koster seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, jika harga tiket pesawat turun, kunjungan ke Bali pun meningkat. Harga tiket yang naik, kata Koster, menjadi alasan persentase kedatangan wisatawan domestik rendah.

"Kalau ke Bali berempat sekeluarga akan sangat terasa kalau misal satu tiket Rp500 ribu maka kalau berempat Rp2 juta kan cukup berat," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini