Share

Heboh BLT BBM Dipotong, Ketua MPR hingga KSP Langsung Bereaksi

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Jum'at 23 September 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 320 2673774 heboh-blt-bbm-dipotong-ketua-mpr-hingga-ksp-langsung-bereaksi-XjDPwCG8rC.jpg Heboh BLT BBM dipotong (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Heboh BLT BBM sebesar Rp600.000 dipotong di beberapa daerah. Yang sudah terungkap adalah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah dan Desa Cikakak, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah segera mengecek kebenaran informasi adanya pemotongan BLT BBM. Bambang pun berharap oknum BLT seperti segera ditindaklanjuti dan diusut tuntas.

"Pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial bersama aparat penegak hukum agar segera mengecek dan menindaklanjuti laporan pemotongan BLT BBM tersebut," kata Bambang Soesatyo, dikutip dari Antara, Jumat (23/9/2022).

Menurut Bamsoet, Kemensos bersama aparat penegak hukum agar mengusut tuntas dan memberikan tindakan kepada oknum yang melakukan pemotongan BLT BBM.

Sementara itu, Kantor Staf Presiden (KSP) bersama Kemenko PMK melakukan monitoring penyaluran BLT BBM di Desa Cikakak, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo menjelaskan, monitoring di Desa Cikakak, menindaklanjuti keluhan sebagian penerima BLT dan sembako terkait penarikan iuran untuk acara sedekah bumi atau bumian tahun 2023.

Keluhan tersebut viral di media sosial dan menjadi pemberitaan media massa, setelah ada unggahan foto kuitansi yang di atasnya tertulis untuk pembayaran, memotong Rp100.000 BLT untuk bumian tahun depan.

Kata Abraham, setelah dilakukan verifikasi lapangan dengan menemui aparat desa, ketua RT, dan warga setempat, pada Jum'at (23/9), fakta yang muncul adalah tidak pernah terjadi pemotongan BLT BBM untuk iuran sedekah bumi desa.

"Tidak ada pemotongan BLT BBM. Semua keluarga penerima manfaat terkonfirmasi menerima BLT dengan utuh," kata Abraham.

Abraham mengungkapkan, munculnya isu pemotongan BLT BBM karena pengumpulan iuran sedekah bumi waktunya berdekatan dengan pelaksanaan penyaluran BLT BBM. Sehingga terjadi miskomunikasi antara warga dengan pihak RT.

"Syukurlah sekarang semua sudah clear. Tadi ibu Rodiyah dan Ibu Cayem (warga yang menuliskan tambahan kalimat memotong Rp100 ribu BLT untuk bumian tahun depan pada kuitansi) juga sudah peluk-pelukan dengan ibu RT," terangnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini