Share

Rugi Wahana Pronatural (WAPO) Melonjak 5,68% di Semester I-2022

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Minggu 25 September 2022 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 25 278 2674566 rugi-wahana-pronatural-wapo-melonjak-5-68-di-semester-i-2022-s8dTgC5D8m.jpg Laba Rugi WAPO (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) membukukan kenaikan rugi bersih pada paruh pertama tahun ini. Dalam laporan keuangan, rugi bersih WAPO naik 5,68% menjadi Rp1,02 miliar dari sebelumnya sebesar Rp967,22 juta.

Meski demikian, penjualan bersih perseroan tercatat naik tipis sebesar 0,88% menjadi Rp193,02 miliar dari sebelumnya sebesar Rp191,34 miliar. Adapun, perseroan mencatat angka penjualan di atas 10% yakni kepada PT Sulotco Jaya Abadi sebesar Rp166,94 miliar dan PT Asia Sejahtera Mina sebesar Rp18,68 miliar.

Sementara dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan WAPO juga naik sebesar 1,05% menjadi Rp191,83 miliar dari sebelumnya Rp189,83 miliar. Selain itu, beban penjualan juga naik menjadi Rp22,10 juta, serta beban umum dan administrasi naik menjadi Rp3,25 miliar.

Per Juni 2022, total nilai aset perseroan tercatat sebesar Rp80,51 miliar atau turun 19,88% dari posisi akhir Desember tahun lalu yang sebesar Rp100,50 miliar. Sementara, liabilitas tercatat sebesar Rp6,41 miliar dan ekuitas sebesar Rp74,10 miliar.

Sebagai informasi, Wahana Pronatural merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, pembangunan, industri, perdagangan hasil tambang, pertanian, percetakan, pengangkutan, dan jasa.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Komoditas utama perdagangan hasil pertanian dan hasil kelautan yakni rumput laut kering,beras dan kedelai. Sebagian besar penjualan rumput laut diekspor ke China, Asia dan Amerika. Sedangkan beras dan kedelai diperdagangkan secara lokal dan antar pulau. Adapun, komoditas hasil tambang yakni Batu Mangan (Mn).

Perseroan berencana mengembangkan perdagangan kopi, nikel dan rock asphal. Untuk kopi, perseroan akan memasarkan didalam dan luar negeri dengan memanfaatkan jaringan yang telah dimiliki oleh perseroan. Demikian juga dengan barang hasil tambang nikel yang rencananya akan diekspor, sedangkan rock asphal digunakan untuk menunjang perseroan dalam mengembangkan usaha dibidang general kontraktor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini