Share

Semen Indonesia Caplok 75,5% Saham SMBR

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Senin 26 September 2022 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 278 2675054 semen-indonesia-caplok-75-5-saham-smbr-juMeEHuI41.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mengambil alih sebanyak 7.499.999.999 lembar saham seri B atau 75,51% porsi kepemilikan pada PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) milik pemerintah.

Dikutip Harian Neraca, untuk rencana itu mulai terlihat setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara untuk modal saham perusahaan SMGR pada tanggal 21 September 2022.

Adapun perseroan mengungkapkan dengan pengalihan itu, untuk dijadikan tambahan penyertaan modal negara pada SMGR, akan mengakibatkan perubahan status SMBR dari persero menjadi perseroan terbatas.

 BACA JUGA:Harga CPO Malaysia Anjlok Nyaris 7%

Tapi, saham seri A tetap dimiliki oleh Negara sebagai kontrol sebagaimana diatur dalam anggaran dasar perseroan. Dampak lanjutannya, SMGR akan menguasai 75,51% saham SMBR dan sisanya yakni sebesar 24,49% dipegang oleh masyarakat.

Diketahui, kementerian BUMN menyiapkan strategi bisnis dan termasuk konsolidasi Semen Indonesia yang berencana mengakuisisi Semen Baturaja.

Direktur Utama SMBR, Daconi menyambut baik penggabungan ini karena dipastikan akan memberikan SMBR nilai tambah.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia berharap dengan integrasi ini akan membuat SMBR bisa menambah volume penjualan terutama untuk di Sumatera Selatan.

"Penggabungan ini juga akan berimbas ke konsumen, harga akan lebih menguntungkan bagi produsen dan konsumen, belum lagi soal procurement akan lebih efisien. SDM akan lebih kompeten, salah satu inisiatif, produksi akan meningkat termasuk benchmarking karena dilakukan bersama-sama," jelasnya.

Sebagai informasi, Semen Indonesia akan dapat tambahan inbreng PMN dari Semen Baturaja.

Semen Indonesia akan menjual saham jenis saham dalam portepel dengan metode privatisasi rights issue sesuai dengan persetujuan inbreng Semen Baturaja pada Semen Indonesia sebagai implementasi kebijakan Kementerian BUMN dalam melakukan integrasi Sub Klaster Semen demi penguatan BUMN dalam persaingan industri semen.

Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (Wamen BUMN) Kartika Wirjoatmodjo pernah mengatakan, pemerintah berencana meng-inject-kan porsi saham pemerintah ke Semen Indonesia.

"Semen Baturaja ini perusahaan di luar holding semen, kami sudah sepakat akan inject-kan ke Semen Indonesia, melalui rights issue seperti saat meng-inject Pegadaian dan PNM ke BRI," jelas Tiko.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini