Share

12 Proyek Migas Mangkrak Bakal Dibangkitkan Lagi

Rizky Fauzan, MNC Portal · Senin 26 September 2022 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 320 2674908 12-proyek-migas-mangkrak-bakal-dibangkitkan-lagi-fhZPDGGJQd.jpg SKK Migas bakal garap proyek mangkrak (Foto: Reuters)

JAKARTA - SKK Migas mengungkapkan ada 12 rencana pengembangan atau Plan of Development (PoD) blok migas yang belum berjalan (stranded). Adapun sebagian proyek-proyek yang masih terhenti atau sekitar 50% sudah dipersiapkan solusi penyelesaiannya.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah memiliki berbagai solusi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bagi proyek migas yang mangkrak.

Sebagai informasi, pada Juli 2022 yang lalu, Dwi pernah mengemukakan setidaknya ada sekitar 12 proyek yang PoD nya tidak jalan. Adapun saat ini Dwi mengungkapkan, sudah ada 5 hingga 6 proyek yang sudah mulai ada perkembangan dan solusi.

Salah satunya ialah Wilayah Kerja (WK) Nunukan. Soetjipto mengutarakan, persoalan yang dihadapi saat ini ialah gas yang diproduksi belum ada yang menyerap sehingga cara mengatasinya dengan disediakan mini LNG.

"Jadi yang mana-mana jauh dari industri maka kita pikirkan (solusinya) ke mini-mini LNG karena permintaan gas alam cair ini kan lagi tinggi," kata Soetjipto di Kementerian ESDM, dikutip Senin (26/9/2022).

Perihal solusi mini LNG ini, Dwi mengakui, sudah ada proyek yang akan berjalan tahun ini seperti di WK Simenggaris, Kalimantan Utara.

Soetjipto menuturkan, adapun untuk wilayah kerja yang berada di lokasi daratan yang jauh, kata dia, harus dibangun pipa panjang dan saat ini masih dihitung keekonomiannya. Soetjipto memaparkan investasi untuk membangun mini LNG maupun pipa gas ini tergantung keekonomian blok migas tersebut.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kalau yang stranded tadi keekonomiannya kan mepet, tetapi pemerintah sudah sangat terbuka untuk melakukan evaluasi keekonomian. Bila perlu memberikan insentif, jadi itu sudah salah satu solusi metode terbuka untuk KKKS," tuturnya.

Ada juga permasalahan lain yang menyebabkan proyek migas menjadi mandeg yakni KKKS tidak punya dana untuk mengembangkannya. Dwi mengakui untuk kasus yang seperti ini, sudah ada KKKS yang melirik untuk mengambil alih proyek tersebut. Misalnya saja, di Ande-Ande Lumut sudah ada KKKS yang berminat mengambil alih.

"Jadi nanti akan ada perubahan KKKS untuk WK yang PoD nya tidak jalan," ungkapnya.

Dia menambahkan, SKK Migas merupakan pihak yang menerapkan aturan sehingga bagi proyek yang PoD-nya sudah disetujui tetapi tidak berjalan hingga 5 tahun akan dicabut oleh pemerintah dan nanti ditawarkan lagi ke KKKS yang lainnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini