Share

Triniti Land Incar Pendapatan Rp25 Triliun dari Proyek Baru

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Selasa 27 September 2022 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 278 2675935 triniti-land-incar-pendapatan-rp25-triliun-dari-proyek-baru-CVtIJXW1qp.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land membidik pendapatan sebesar Rp20 triliun hingga Rp25 triliun dari tiga proyek baru yang tengah digarap perseroan saat ini.

Adapun, ketiga proyek tersebut yakni, Sequioa Hills Sentul, Holdwell Business Park di Lampung, serta proyek Tanamori di Labuan Bajo.

“Ketiga proyek tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan hingga Rp25 triliun untuk 10 tahun ke depan. Di mana, pendapatan perseroan selama 13 tahun berdiri baru mencapai Rp4 triliun,” kata Presiden Direktur TRIN Ishak Chandra dalam media gathering di Jakarta, Selasa (27/9/2022).

 BACA JUGA:IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Saham Pilihan Berikut

Pada semester pertama tahun ini, perseroan memulai peluncuran klaster pertama di Sequioa Hills Sentul yang sudah habis terjual. Sehingga, saat ini perseroan mulai memasarkan klaster kedua yakni, Earthville.

Ishak menjelaskan, proyek Sequioa Hills berkontribusi cukup besar bagi pendapatan perseroan hingga Agustus 2022. Proyek tersebut berkontribusi sebesar Rp300,2 miliar atau setara 48% dari seluruh pendapatan perseroan hingga Agustus 2022.

“Hingga akhir tahun, kami menargetkan pendapatan sebesar Rp900 miliar, di mana pada Agustus sudah tercapai 69,3%,” jelasnya.

Sementara itu, proyek lainnya yakni Holdwell Bussiness Park yang merupakan proyek bangunan komersial seluas 13,5 hekatare dan berlokasi di pusat Kota Bandar Lampung.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Proyek tersebut terdiri dari storage house multifungsi, SOHO, dan shophouse.

Adapun, proyek ketiga yang menjadi andalan perseroan yakni proyek Tanamori di Labuan Bajo yang akan mengusung konsep pariwisata bekelanjutan, dengan luas 246 hektare.

Terkait proyek ini, perseroan telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Tanamori Makmur Indonesai dan PT Flores Prosperindo pada 25 Februari lalu.

Perseroan akan melakukan kerja sama sebagai master developer untuk mengembangkan Tanamori sebagai kawasan pariwisata kelas dunia.

“Nantinya, proyek ini akan dikembangkan dalam dua fase. Fase pengembangan pertama seluas 87 hektare dan pengembangan kedua seluas 159 hektare,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini