Share

Anak Penjual Kopiah Jadi Raja Minyak, Ini Kisah Sukses Arifin Panigoro

Putra Tangguh Salsabil, Okezone · Selasa 27 September 2022 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 455 2676033 anak-penjual-kopiah-jadi-raja-minyak-ini-kisah-sukses-arifin-panigoro-Uo5Ahqxxm8.jpg Anak Penjual Kopiah Jadi Raja Minyak, Ini Kisah Sukses Arifin Panigoro (Foto: Instagram Medco)

JAKARTA - Dengan masa lalu yang tidak bergelimang harta, Arifin Panigoro lahir dan tumbuh dari keluarga sederhana. Arifin Panigoro lahir pada 14 Maret 1945.

Dirinya merupakan anak sulung dari sebelas bersaudara dan ayahnya yang merupakan seorang penjual kopiah di jalan Braga, Bandung.

Saat ayahnya mengalami kerugian, Arifin diminta untuk membantu ayahnya bekerja dengan menjadi kasir dan bendahara.

BACA JUGA: Arifin Panigoro Meninggal Dunia sang Raja Minyak Berharta Rp7,8 Triliun, Cek 6 Faktanya 

Ayahnya mendirikan usaha baru berupa agen radio dan televisi hingga menjual tekstil. Dari permintaan ayahnya itu, Arifin mulai mengenal ilmu dagang.

Waktu pun berlalu, sampai Arifin berhasil lulus dari Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Elektro. Selama masa-masanya di kuliah, Arifin sering kali menawarkan jasa instalasi listrik untuk menambah penghasilan.

Arifin menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal beberapa tahun setelah dirinya lulus, dan menafkahi sepuluh adiknya.

Setelah dirinya memulai usaha instalasi listrik, Arifin mencoba membuka usaha instalasi pipa kecil-kecilan. Karena pipa dengan diameter besar masih dikuasai oleh pengusaha asing saat itu.

Pada tahun 1981, dirinya mencoba mulai masuk ke proyek pipa dengan diameter yang besar dengan mendirikan Meta Epsi Drilling Company (Medco).

BACA JUGA: Ridwan Kamil Ungkap Pesan Terakhir Arifin Panigoro 

Karena adanya oil boom pada era itu, Sekretariat Negara mengambil inisiatif untuk memberikan anggaran tambahan untuk membangun kilang minyak.

Perusahaan yang didirikan oleh Arifin mendapatkan bantuan tersebut dan dirinya berhasil membeli perusahaan minyak tertua di Indonesia, yaitu PT Stanvac pada 1995.

Setelah PT Stanvac dibeli oleh Medco, namanya diubah menjadi Expan. Jelinya dalam mencari peluang terus membawa kesuksesan bagi Medco.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Medco juga berhasil menjadi salah satu mitra perusahaan pengeboran Rusia, Bernama Bawden Drilling untuk mengerjakan proyek pengeboran di Sumatera Selatan.

Tak cukup hanya membeli PT Stanvac, Arifin pun sampai mampu membeli sumur minyak yang dimiliki oleh ExxonMobil.

Selain kariernya di dunia perminyakan, ternyata dirinya juga merupakan seorang yang cukup berhasil di dunia politik dan terpilih menjadi ketua DPP dan ketua Fraksi PDIP pada tahun 2002-2003.

Pada majalah Forbes, Arifin pernah menjadi orang terkaya di Indonesia peringkat 47 dengan total kekayaan USD550 juta atau setara dengan Rp7,86 triliun pada 2022. Tidak heran jika dirinya disebut sebagai ‘Raja Minyak’ oleh orang-orang,

Arifin membuktikannya dengan semua kerja keras yang telah dia lakukan bisa mengubah hidup seseorang dari anak penjual kopiah menjadi 'Raja Minyak'.

Arifin pun mengemban tugas sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 13 Desember 2019 – 28 Februari 2022.

Diketahui, Arifin meninggal dunia di umur 76 tahun pada 28 Februari 2022 di Amerika Serikat. 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini