Share

Cari Cuan di EBT dan Kendaraan Listrik, TBS Energi (TOBA) Investasi Rp7,5 Triliun

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Rabu 28 September 2022 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 278 2676576 cari-cuan-di-ebt-dan-kendaraan-listrik-tbs-energi-toba-investasi-rp7-5-triliun-aRiNrCKbCU.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) akan berfokus pada sektor energi baru dan terbarukan (EBT), serta kendaraan listrik.

Untuk menjalankan komitmen tersebut, perseroan menargetkan untuk berinvestasi sebesar USD500 juta atau setara Rp7,5 triliun hingga 2025.

“Perseroan terus berupaya menjadi katalis bagi transisi menuju energi keberlanjutan di Indonesia, melalui ambisi mencapai carbon neutrality pada 2030,” kata Direktur Utama TOBA Dicky Yordan dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (28/9/2022).

 BACA JUGA:Perusahaan Energi asal Indonesia Investasi EBT di Albania

Dicky menjelaskan, untuk sektor energi terbarukan, perseroan terus melihat peluang dalam mencari proyek-proyek potensial dan aset brownfield atau operasional, dengan fokus pada proyek pembangkit listrik tenaga air, angin, tenaga surya.

TOBA melalui anak usahanya mengalami kemajuan positif dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTMH) berkapasitas 6 MW, serta on-track untuk mencapai commercial operations data (COD) pada Juni 2024.

Sementara itu, untuk sektor kendaraan listrik, perseroan akan terus melanjutkan uji coba electrum yang sudah berjalan dengan baik. Saat ini, TOBA sedang menyelesaikan penilaian rencana bisnis, serta mitra teknologi untuk peluncuran massal.

“Sebagai langkah awal, kami telah mengukur dan melaporkan baseline emisi gas rumah kaca TBS untuk dimonitor setiap tahun hingga 2030 mendatang,” lanjut Dicky.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa perseroan akan memperkuat pondasi dalam mewujudkan komitmen pengembangan bisnis ke arah energi baru dan terbarukan.

Tahun ini, TOBA menargetkan belanja modal sebesar USD35 juta yang sebagian besar akan dialokasikan untuk bisnis kendaraan listrik dan bisnis energi terbarukan, yang sejalan dengan komitmen energi hijau perseroan.

Hingga semester I-2022, TOBA mencatatkan pendapatan sebesar USD279,5 juta. Angka itu naik 48% dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar USD188,8 juta.

Sejalan dengan pendapatan, laba bersih turut meningkat sebesar 70,7% menjadi sebesar USD51,2 juta hingga Juni 2022. Peningkatan pendapatan utamanya didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 82,5%, serta mulai beroperasinya PLTU Sulut-3 dan Sulbagut-1 secara penuh yang telah mencapai COD masing-masing pada bulan Juli dan Desember 2021.

Momentum pasar sepanjang 2022 juga berjalan beriringan dengan upaya perseroan, untuk mendaur ulang pendapatan dari bisnis berbasis bahan bakar fosil menjadi energi hijau.

“Hal ini diwujudkan dengan terus menerapkan prinsip-prinsip ESG dalam setiap proses bisnis dan investasi, sebagai bagian dari komitmen pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan,” pungkas Dicky.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini