Share

400 Ribu Jargas Rumah Tangga Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Rizky Fauzan, MNC Portal · Kamis 29 September 2022 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 320 2677211 400-ribu-jargas-rumah-tangga-ditargetkan-rampung-tahun-ini-XfCfn45IA7.jpg Jaringan gas rumah tangga. (Foto: MPI)

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan untuk menyambung 400.000 jaringan gas rumah tangga pada 2022.

Komisaris Utama PGN, Arcandra Tahar mengatakan bahwa pihaknya membuka peluang kerja sama kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMD) untuk menggenjot pembangunan jaringan gas rumah tangga.

Dia menuturkan konsep untuk membangun jaringan gas ini ada dua, yakni dibangun oleh PGN sendiri dan kerja sama dengan badan usaha lainnya.

 BACA JUGA:PGN Teken Perjanjian Jual Beli LNG dengan Kayan LNG Nusantara

Dengan begitu, dia melanjutkan pembangunan bisa lebih banyak dan cepat.

"Konsepnya ada yang dibangun PGN sendiri mandiri, ada kerja sama dengan badan usaha bagi BUMD lain, juga bentuk-bentuk lain, jadi jaringan gas ini secara masif kita bangun di Indonesia," kata Arcandra saat ditemui setelah acara Global Future Fellows 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu (28/9/2022).

"Jadi terbuka lagi PGN dalam hal kerja sama dalam hal membangun jaringan gas ini," tambahnya.

Dia mengungkapkan bahwa selain membangun jaringan gas ke rumah tangga, PGN juga gencar membangun gas alam seperti Liquefied Natural Gas (LNG) dan Compressed Natural Gas (CNG) di berbagai daerah.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kita fokus di mana energi gas bisa digunakan. CNG iya, jaringan gas ke rumah rumah itu juga, LNG juga. Semua bentuk penggunan energi gas lebih luas kita usahakan menjadi inisiatif," ungkapnya.

Sementara itu, Komisaris PGN Warih Sadono dan Christian Siboro menyampaikan sesuai Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), pembangunan jaringan gas ditujukan bagi 4,7 juta sambungan rumah tangga atau setara 0,7 juta ton LPG pada tahun 2025.

PGN sendiri siap membangun jargas sebanyak 1 (satu) juta sambungan rumah tangga (SR) secara bertahap.

"Benefit jaringan gas 4,7 juta sambungan rumah tangga adalah dapat menyerap 390 ribu tenaga kerja, mengurangi impor LPG sampai dengan 676 juta kg, menghemat anggaran negara sampai dengan Rp 6,58 Triliun per tahun, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Gas bumi juga dinilai sebagai bahan bakar fosil yang paling bersih. Pemanfaatan 1 juta SR per tahun dapat mengurangi emisi karbon sampai dengan 60.000 ton CO2 per tahun," ujar Christian.

"Selain kolaborasi dengan pemerintah, PGN juga berkolaborasi dengan BUMD maupun mitra swasta lainnya, baik melalui pipa maupun non pipa. Upaya bersama ini merupakan salah satu langkah untuk mengoptimasi pemanfaatan kekayaan gas bumi domestik. Penggunaan gas bagi konsumsi rumah tangga, tidak membebani neraca perdagangan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional," imbuh Komisaris PGN Warih Sadono.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini