Share

Tantangan Penyaluran BLT BBM di Kawasan 3T, Harus Naik Pesawat-Kapal hingga Susuri Sungai

Antara, Jurnalis · Kamis 29 September 2022 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 320 2677403 tantangan-penyaluran-blt-bbm-di-kawasan-3t-harus-naik-pesawat-kapal-hingga-susuri-sungai-N2vZwDv0mQ.png BLT BBM (Foto: Antara)

JAKARTA - Tantangan penyaluran BLT BBM untuk masyarakat penerima yang tinggal di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menyatakan, kendala-kendala yang mungkin dihadapi petugas di lapangan saat menyalurkan bantuan utamanya di kawasan 3T, terus dikomunikasikan dengan PT Pos Indonesia, sebagai pihak penyalur, dan pemerintah daerah setempat.

"Ini dilakukan agar penyaluran di kawasan 3T optimal sehingga secara nasional, kita bisa menyelesaikan secara tuntas BLT BBM," kata Harry kata di Ternate, Kamis (29/8/2022).

BLT BBM 

Sementara penyaluran BLT BBM khususnya di wilayah Maluku Utara tidak terkendala. "Adapun, realisasi penyaluran daerah 3T di Malut telah mencapai angka 77,4% dan khusus di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, telah mencapai angka 88,8%," katanya.

BACA JUGA: Jokowi: Hampir 20 Juta Orang di RI Terima BLT BBM 

Dia mengungkapkan, penyaluran BLT BBM tahap pertama untuk seluruh penerimanya akan mencapai 100% pada akhir Bulan September.

"Hingga Kamis hari ini, berdasarkan dashboard yang sudah disiapkan PT Pos Indonesia, realisasi BLT BBM itu sudah mencapai 96,88% secara nasional. Jadi, dari total 20,65 juta KPM, itu sudah terealisasi 20.005.508 KPM," ujarnya.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia menyatakan, jika diukur dari tingkat realisasi secara nasional, termasuk tinggi untuk tahap pertama Bulan September dan ditargetkan pada akhir September ini, bisa dituntaskan untuk mendekati 100% dan ini baru tahap pertama, akan ada tahap kedua nanti di Bulan Desember.

Pernyataan Harry diamini oleh Deputi Operasional Vice President untuk Kantor Pos Indonesia Regional VI Makassar Syahrul Zainuddin di Kantor Pos Sofifi.

Berdasarkan pengalaman dari jajarannya yang menyalurkan BLT BBM di kawasan 3T, terutama Maluku Utara dan sekitarnya, karena belum mendapati laporan adanya kendala berarti.

Menurutnya, hal utama dalam penyaluran bantuan di kawasan 3T agar berjalan tanpa kendala ialah penjadwalan yang matang.

"Kalau penyaluran ke kawasan 3T itu, pertama, harus dijadwalkan dengan baik untuk menjamin bahwa seluruh penerima itu, pada saat kita datang, hadir seluruhnya, karena tidak mungkin dikunjungi berkali-kali," katanya.

 BLT BBM

Di samping itu, adalah penunjukan petugas dan akan cenderung mengirimkan petugas yang betul-betul menguasai wilayah itu sehingga penyaluran bisa maksimal. Adapun, hal ketiga, bagi dia, yang tak bisa terelakkan adalah faktor alam dan jarak tempuh.

"Seringkali, kendala lebih banyak datang dari faktor alam dan jarak tempuh yang luar biasa. Cuaca dan jarak itu mempengaruhi transportasi kami menuju lokasi. Ada yang sampai harus menggunakan tiga jenis moda transportasi sekali tempuh, angkutan udara dulu ke lokasi terdekat, lalu angkutan darat, sudah itu, lanjut ke lokasi tujuan menggunakan angkutan kapal, baik itu laut maupun sungai," ujarnya.

Namun, baginya, kendala ada bukan untuk dihindari dan tetap komitmen untuk menyalurkan ke lokasi itu, langsung ke titik dimana berkumpulnya penerima, karena betul-betul mendekatkan diri kepada penerima di lokasi terdekat dimana mereka bisa ambil bantuan. Itu yang kita utamakan untuk kawasan 3T.

Sementara itu, untuk capaian realisasi yang telah diraih oleh Kemensos bersama PT Pos ini, diakuinya, atas dukungan dan kerja sama pihak-pihak terkait, termasuk dukungan pemerintah daerah, sampai aparat penegak hukum.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini