Share

Luhut: BLT Subsidi Gaji Telah Disalurkan Lebih dari 7 Juta Pekerja

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 29 September 2022 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 320 2677491 luhut-blt-subsidi-gaji-telah-disalurkan-lebih-dari-7-juta-pekerja-68RS6LQxOr.JPG Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan saat ini pemerintah telah menyalurkan bantuan subsidi upah kepada lebih dari 7 juta pekerja.

“Penyerahan bantuan subsidi upah juga terus berjalan dan telah disalurkan kepada lebih dari 7 juta pekerja atau 48,3%,” kata Luhut pada Pengarahan Presiden kepada seluruh Menteri/Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pangdam dan Kapolda secara virtual, Kamis (29/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Luhut juga melaporkan capaian-capaian pemerintah terutama dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos).

Di mana bansos yang telah disalurkan yakni bantuan langsung tunai (BLT) BBM saat ini telah menjadi 96,6%.

 BACA JUGA:Menko Luhut Buka Data Penerima BLT BBM

Di mana tercatat 19,95 juta keluarga penerima manfaat telah mendapatkan bantuan.

Sementara, Luhut mengatakan terkait penggunaan Belanja Tidak Terduga bahwa rata-rata tingkat Provinsi baru tercapai 11,23% dan di tingkat kabupaten kota sebesar 15,69%.

Selanjutnya, realisasi penyaluran bansos, kata Luhut, di tingkat provinsi rata-rata sebesar 46,01% dan di tingkat kabupaten kota sebesar 39,82%.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Oleh karena itu, Luhut mendorong agar realisasi BTT dan bansos di daerah perlu ditingkatkan untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Angka realisasi BTT dan bansos tersebut masih cukup rendah, untuk itu hanya perlu dipercepat, langkah tersebut dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan menjaga daya beli masyarakat," jelasnya.

Selain itu, kata Luhut, pemerintah juga memberikan dana insentif daerah atas kinerja tahun berjalan 2022.

Adapun apresiasi diberikan kepada 40 daerah yang terdiri dari 10 provinsi dan 30 kabupaten kota dengan kategori kinerja penurunan inflasi.

“Upaya dari 40 daerah ini dapat menjadi lessons learn strategi kebijakan pengendalian inflasi untuk daerah lainnya,” jelasnya.

“Beberapa hal yang dapat dicontoh, seperti peningkatan operasi pasar, program pangan bersubsidi, pengembangan urban farming dan perluasan kerja sama antardaerah, memfasilitasi distribusi pasokan serta pemanfaatan data detail,” paparnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini