Share

Setoran PPN Jasa Agen Asuransi Rp36 Miliar per Agustus 2022

Noviana Zahra Firdausi, Okezone · Kamis 29 September 2022 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 320 2677604 setoran-ppn-jasa-agen-asuransi-rp36-miliar-per-agustus-2022-dcnKbYUFb6.jpg Setoran PPN Jasa Agen Asuransi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Setoran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) jasa agen asuransi sumbang Rp36 miliar ke penerimaan negara per Agustus 2022.

Sejak 2009 komisi agen asuransi dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 50%. Kemudian, sejak April 2022 sesuai PMK No.67 Tahun 2022, PPN atas jasa agen asuransi dikenakan tarif efektif sebesar 1,1% dari komisi atau imbalan yang didapatkan oleh agen asuransi.

BACA JUGA: Negara Kantongi Rp1.171 Triliun, Jokowi Berterima Kasih ke Pembayar Pajak 

Komisi atau imbalan tersebut merupakan nilai pembayaran sebelum dipotong PPh atau pungutan lainnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak, sumbangan PPN atas Jasa Agen Asuransi sejak diterapkannya PMK 67/2022 pada bulan April 2022 hingga Agustus 2022 telah mencapai puluhan miliar.

“Dari informasi yang kita dapatkan dari Ditjen Pajak, sejak diterapkan April 2022, kita sudah menyetor PPN atas jasa kita sebagai agen asuransi mencapai Rp36 miliar di Agustus 2022. Ini hasil kontribusi kita ke negara karena kita sudah berikan PPh atas komisi hingga 50%, dan ditambah lagi PPn 1,1% untuk jasa agen,” kata Founder Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) Wong Sandy Surya

Sandy menambahkan, PPN atas jasa agen asuransi dibebaskan karena telah dipotong komisi agen senilai 50%. “Selain itu, agen itu adalah pahlawan, ujung tombak perusahaan asuransi. Menjelaskan ke masyarakat akan pentingnya asuransi, proteksi masa depan. Kami juga gencar edukasi dan literasi keuangan. Terbukti perusahaan asuransi tetap bertahan di tengah pandemi,” kata Sandy.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia menambahkan, di tengah gejolak ekonomi akibat kenaikan inflasi dan suku bunga, para agen harus mempunyai strategi khusus dalam menopang pertumbuhan industri.

“Bisnis di saat ini cukup tertantang, tetapi mereka harus tetap tumbuh. Demikian juga kami para agen. Kami jadikan ini sebagai bisnis, karena kami dibolehkan buka kantor oleh perusahaan asuransi. Maka kami tawarkan produk dengan modal yang kendati kecil, tetapi menguntungkan, supaya dapat uang, proteksi juga dapat. Banyak yang menolak unitlink, tetapi setelah dijelaskan, mereka baru paham,” kata Sandy.

Sandy juga menjelaksan, PAAI yang berdiri sejak tahun 2016, kini telah memasuki usia 6 tahun. Wadah ini dibentuk bertujuan untuk membantu para agen asuransi se-Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan agen asuransi terkait dengan regulasi keagenan, kebijakan perpajakan, penguatan kompetensi dan profesinalisme agen asuransi, dan juga hubungan dengan asosiasi-asosiasi lainnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini