Share

BLT Subsidi Gaji Tahap 4 Cair Minggu Depan, Pekerja Perhatikan Syarat Bantuannya

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Jum'at 30 September 2022 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 320 2678384 blt-subsidi-gaji-tahap-4-cair-minggu-depan-pekerja-perhatikan-syarat-bantuannya-jZTLMV4XyJ.jpg BLT Subsidi Gaji (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menggelontorkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebagai kompensasi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Bantuan ini merupakan tahap ke 4 dan akan cair minggu depan.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata mengatakan jumlah anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp 8,8 triliun, dan akan disalurkan hingga 6 atau 7 tahap.

"Saat ini, sudah disalurkan hingga tahap ke-3. Tahap ke-4 minggu depan. Nanti akan ada 6 atau 7 tahap lagi," ujar Isa dalam media briefing Update Penyaluran Bansos dan Pembiayaan di Kemenkeu, Jakarta, Jumat (30/2/2022).

Isa menerangkan, total penerima BSU ini diperkirakan tidak tembus sampai 16 juta pekerja. Melainkan hanya akan mencapai 14,6 juta pekerja. Hal ini lantaran adanya pengecekan atau screening yang komprehensif.

"Penerima BSU tidak boleh sebagai BLT BBM. Tidak boleh double, sejauh ini yang kami dapat kemungkinan 16 juta akan tersaring beberapa," ucapnya.

Adapun kriteria penerima BSU ini yakni hanya pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan. Kemudian, penerima tidak berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), Polri dan TNI.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Lebih lanjut Isa menyampaikan, penyaluran bantuan pemerintah ini akan disalurkan melalui Himbara dan PT Pos Indonesia.

"Beberapa daerah yang susah dijangkau oleh masyarakat akan menggunakan PT pos untuk memberikan langsung kepada sasarannya. Umumnya di daerah daerah Papua dan sebagian mungkin Maluku itu menggunakan PT pos. Sementara bagi yang akses ke perbankannya mudah bisa menggunakan Himbara," kata dia.

Terakhir, Isa mengupdate, anggaran BSU yang sudah disalurkan telah mencapai Rp 4,2 triliun dari Rp 8,8 triliun atau sekitar 48,2%. Nilai BSU ini mencapai Rp 600.000 per pekerja dan dibayarkan satu kali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini