Share

INKA Buka Peluang Kerjasama Bangun Proyek Infrastruktur Kereta di Indonesia, Siapa Minat?

Heri Purnomo, iNews · Jum'at 30 September 2022 18:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 320 2678411 inka-buka-peluang-kerjasama-bangun-proyek-infrastruktur-kereta-di-indonesia-siapa-minat-6NMEAxBcJS.jpg Inka Buka Peluang Kerjasama Bangun Infrastruktur Kereta. (Foto: Okezone.com/KAI)

JAKARTA - PT Industri Kereta Api (Persero) membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan swasta untuk menjalin kerjasama dalam pengadaan infrastruktur kereta di Indonesia. Pasalnya, peluang investasi di bidang pembangunan infrastruktur kereta di Indonesia masih sangat banyak.

"Saya berharap ya (ada kerjasama pembiayaan bagi pengadaan infrastruktur kereta), karena peluang untuk membangun infrastruktur kereta api di Indonesia masih sangat banyak," kata Direktur Utama Inka Budi Noviantoro kepada awak media setelah melakukan Penandatanganan Kerjasama Fasilitas Pembiayaan antara Industri Kereta Api Persero (INKA) dengan PT Bank Muamalat di Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Baca Juga: Bank Muamalat Biayai INKA untuk Buat 53 Bus Listrik di G20

"Jadi saya pikir pemerintah melalui pembiayaan APBN jangan banyak-banyak lah, harusnya ya BUMN dengan beberapa private company ini muali masuk kesana," tambahnya.

Budi mengatakan bahwa hal tersebut memanglah tidak mudah, namun harus di coba dan dirinya tetap optimis bahwa kedepannya akan ada kerja sama lebih lanjut dalam pembiayaan infrastruktur kereta api maupun bus listrik.

Baca Juga: INKA Produksi Teknologi LRT Jabodebek dan Bus Listrik

"Inikan bisnisnya awal (Kerjasama Fasilitas Pembiayaan antara Industri Kereta Api Persero (INKA) dengan PT Bank Muamalat), saya berharap bahwa nantinya protect lainya bisa dibiayai oleh Bank Muamalat," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebegai informasi, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyalurkan pembiayaan kepada PT PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) senilai Rp150 miliar untuk proyek pengadaan bus listrik sebagai sarana transportasi pada gelaran KTT G20 di Bali.

Adapun pembiayaan ini menggunakan akad musyarakah dengan maksimal tenor 4 tahun. Selain digunakan untuk mendukung pelaksanaan G20, pembiayaan pengadaan bus listrik ini juga ditujukan untuk proyek penyediaan transportasi umum daerah Surabaya dan Bandung hasil kerja sama PT INKA dan Perum DAMRI lewat skema Buy The Service (BTS).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini