Share

4 Fakta Kompor Listrik Batal, Tarif Dasar Juga Tak Naik

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 02 Oktober 2022 04:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 320 2678887 4-fakta-kompor-listrik-batal-tarif-dasar-juga-tak-naik-uGEtdG6jKt.jpg Program kompor listrik batal (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – PT PLN (Persero) membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik. Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

“PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,” ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

Berikut fakta kompor listrik batal yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (2/10/2022).

1. Tarif Listrik Dipastikan Tidak Naik

PLN juga memastikan tarif listrik tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi,” ucap Darmawan.

 

2. Tak Ada Penghapusan Daya Listrik 450 VA

Selain itu, PLN juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA).

Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan.

“Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

3. Respons Menko Luhut

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara soal batalnya program konversi LPG 3 kg ke kompor listrik.

Luhut menjelaskan, saat ini pemerintah masih mendalami dampak dari konversi kompor berbahan gas ke listrik.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko adanya masalah yang ditimbulkan. Dirinya juga mengaku belum mengetahui update dari pembatalan konversi kompor tersebut.

"Saya belum update sepenuhnya mengenai itu mungkin ada sesuatu yang ditemukan jadi mereka tunda dulu, jadi mereka tidak ingin buru-buru yang nanti kemudian bermasalah," kata Luhut di Sarinah, Rabu (28/9/2022).

4. BUMN Belum Dapat Memastikan Keberlanjutan Program Tersebut

Program konversi kompor LPG 3 kilogram (kg) ke kompor listrik resmi dibatalkan oleh pemerintah. Namun, hingga kini Kementerian BUMN belum dapat memastikan keberlanjutan program tersebut,

Sikap itu menyusul adanya pengumuman pembatalan program yang digadang-gadang mampu menekan impor LPG oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyebut pemerintah akan melakukan rapat lanjutan untuk menentukan apakah program konversi kompor LPG ke listrik akan dilanjutkan atau tidak dilanjutkan sama sekali.

"Ya kan kemarin sudah diumumkan oleh Pak Menko (Airlangga Hartarto). (akan dilanjutkan?), belum tau, nanti kita rapatkan dulu," ujar Pahala saat ditemui wartawan di gedung Sarinah, Rabu (28/9/2022).

Alasan pembatalan kompor listrik atau induksi, lanjut Pahala, lantaran pemerintah memerlukan persiapan terlebih dahulu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini