Share

Menteri Basuki: Infrastruktur Mengubah Peradaban Daerah Terpencil

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Sabtu 01 Oktober 2022 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 470 2678673 menteri-basuki-infrastruktur-mengubah-peradaban-daerah-terpencil-blBkuo0Oxx.jpg Infrastruktur mengubah peradaban daerah terpencil (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur bisa mengubah peradaban di wilayah terpencil. Saat ini pembangunan infrastruktur terus dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi.

"Infrastruktur mengubah peradaban, misalnya ada satu daerah terpencil, pernah pengalaman salah satu desa di Sumatera begitu pembangunan infrastruktur tanpa di dorong Masyarakatnya berkembang," ujar Menteri Basuki, Sabtu (1/10/2022).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur sangat menentukan peradaban masyarakat. Sebab ketika suatu desa sudah punya akses jalan yang memadai, dan terhubung dengan infrastruktur lain, maka potensi pengembangan ekonomi bakal otomatis masuk.

"Jadi sangat menentukan peradaban kedepan oleh infrastruktur," kata Menteri Basuki.

Selain itu pembangunan infrastruktur menurut Menteri Basuki juga mampu meningkatkan daya saing yang saat ini masih tertinggal jika mau dibandingkan oleh beberapa negara di kawasan Asia Tenggara.

"Pada saat pak Presiden Jokowi pertama kali melihat daya saing kita dengan vietnam, Malaysia, Singapura, sangat tertinggal, hal itu dikarenakan oleh kurangnya infrastruktur, baik jalan, jembatan, air bersih dan lainnya," sambungnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kurangnya infrastruktur tersebut sehingga menandai kalahnya daya saing juga ditandai dengan pemindahan beberpaa perushaan China pada tahun 2020 tidak ada satupun yang masuk ke Indonesia. Hal itu dikarenakan masih minimnya akses infrastruktur.

Menteri Basuki mengungkapkan perusahaan tersebut banyak yang pindah ke Vietnam. Bahkan belakangan juga dikabarkan Investasi perusahaan mobil listrik asal Amerika, Tesla lebih memilih membangun pabrik di India.

"Tetapi sekarang sudah dibikin kawasan industri di Batang dengan konsep yang baru, kita siapkan semua prasarananya sehingga investor hanya membawa uang dan teknologi," lanjutnya.

Meski demikian, Menteri Basuki menjelaskan pembangunan infrastruktur bukan hanya semata-mata berpihak kepada investor, tetapi memang investasi mampu membuka ribuan lapangan kerja untuk masyarakat.

"Instrumen pemerintah hanya menciptakan regulasi dan menyiapkan APBN, tetapi yang membuka lapangan kerja adalah industri," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini