Share

Menteri Bahlil: Tidak Ada yang Dapat Meramal Kondisi Ekonomi

Heri Purnomo, iNews · Minggu 02 Oktober 2022 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 320 2679229 menteri-bahlil-tidak-ada-yang-dapat-meramal-kondisi-ekonomi-TtgqfrObI8.JPG Menteri investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan keadaan ekonomi global saat ini tidak bisa diramalkan oleh siapapun.

"Tidak ada satu orang pun yang dapat meramal, baik pakai ilmu teori ekonomi dengan kemampuan pengalaman empirisnya maupun ilmu langit," katanya dalam YouTube Indikator Politik Indonesia, Minggu (2/10/2022).

Bahlil mengatakan bahwa kondisi ekonomi saat ini banyak mengalami persoalan, mulai dari pendemi Covid-19 yang belum berakhir hingga perang Ukraina dan Rusia.

 BACA JUGA:Antisipasi Resesi Global, Ini yang Harus Dilakukan Karyawan dan Perusahaan

"Akibat perang Ukraina dan Rusia itu berdampak pada sebuah tatanan ekonomi global yang tidak pernah diperkirakan. Misalnya Inggris, kita lihat bagaimana mereka mengaajukan penambahan APBN dan pondsterling mengalami penurunan dan harga dolalar naik," katanya.

Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan bahwa akibat dari adanya perang tersebut sudah pasti akan berdampak terhadap ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Namun banyak opini dari banyak orang menilai bahwa perang tersebut tidak berdampak terhadap ekonomi Indonesia.

"Tetapi saya ingin mengatakan bahwa ekonomi global itu sangat berkaitan degan ekonomi Indonesia. Kita lihat krisis pangan dan energi sudah mulai kena dampaknya ke Indonesia," jelasnya.

"Makanya yang terjadi adalah pengurangan sebagian subsidi dan itu berdampak terhadap kenaikan BBM, itu adalah akibat dari persoalan kenaikan harga BBM dari USD63 - USD70 per barel dalam asumsi APBN 2022 menjadi USD100 - USD104 per barel," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini